KPPU – KPK Perkuat Kolaborasi Cegah Korupsi dan Persaingan Usaha Tidak Sehat

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepakat memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan berbagai terobosan dalam upaya pencegahan korupsi dan persaingan usaha tidak sehat.

Komitmen tersebut, dituangkan dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Ketua KPPU, Gopprera Panggabean, dan Ketua KPK, Setyo Budiyanto, di Kantor KPPU, Jakarta, Kamis (9/7/2026). 

Ketua KPPU, Gopprera Panggabean, mengatakan bahwa kerjasama tersebut, mencerminkan komitmen bersama untuk membangun sistem yang mampu mencegah praktik korupsi, sekaligus memperkuat iklim persaingan usaha yang sehat.

“Korupsi dan persaingan usaha tidak sehat sama-sama menimbulkan dampak negatif terhadap perekonomian, diantaranya mendistorsi mekanisme pasar, menurunkan efisiensi, menghambat investasi, dan pada akhirnya merugikan masyarakat. Untuk itu, kerjasama antara KPPU dan KPK yang telah terjalin sejak 2006 ini terus diperkuat seiring berkembangnya tantangan dalam menjaga integritas di sektor publik maupun dunia usaha,” kata Gopprera, melalui siaran pers.

Melalui Nota Kesepahaman ini, Gopprera berharap kedua lembaga akan memperluas sinergi dalam pencegahan korupsi dan persaingan usaha tidak sehat melalui pertukaran data dan informasi, dukungan penanganan perkara sesuai kewenangan masing-masing, penyusunan kajian bersama, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta edukasi kepada masyarakat.

Bagi KPPU, kerjasama ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya integritas kelembagaan melalui peningkatan kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dan pengendalian gratifikasi, serta penerapan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Melalui kolaborasi yang semakin erat ini, KPPU berharap dapat memperkuat integritas tata kelola pemerintahan dan dunia usaha, meningkatkan kepastian hukum, menciptakan iklim investasi yang sehat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing dan berkeadilan,” kata Gopprera.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengatakan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas upaya pencegahan.

“Melalui sinergi yang semakin kuat ini, upaya pencegahan diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga berbagai persoalan semakin banyak tertangani,” kata Setyo.

Comment