MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sejumlah warga Makassar melaporkan komplotan pelaku penipuan dengan modus arisan bodong yang menyebabkan kerugian mencapai Rp10 miliar.
Kuasa Hukum korban, Arie Dumais, mengatakan, korban arisan bodong ini tak hanya di Makassar saja, tapi juga tersebar di luar Sulsel seperti di Bandung, Jakarta, Bekasi dan di Batam.
“Kami datang di Mapolda Sulsel untuk melaporkan dugaan tindak pidana arisan bodong,” kata Arie, di Polda Sulsel, Rabu (13/4/2022).
Arie menerangkan bahwa terlapor bernama SN (27) menjalankan aksi penipuan modus arisan bodong ini dengan menawarkan keuntungan sebesar 10 persen setiap minggunya.
“Mengiming-imingi keuntungan lebih 10 persen tiap minggunya. Ini bisa dikatakan arisan dalam bentuk investasi, karena ada jual beli arisan. Dia tawarkan investasi kepada korban keuntungan di atas 10 persen sehingga banyak yang tertarik, bahkan ada korban yang rela sampai menggadaikan sertifikat rumahnya,” katanya.
Arie mengatakan, awalnya arisan ini berjalan lancar, bahkan ada yang sudah mendapat keuntungan besar, tapi setelah itu hilang kontak.
“Arisan ini berjalan pada Maret lalu dan korban arisan bodong di Makassar ini berjumlah 8 orang,” katanya.
Comment