MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mendorong potensi budaya lokal “Wastra” sebagai sumber ekonomi baru di industri ekonomi kreatif Sulsel.
Hal ini sangat relevan, mengingat Sulsel memiliki ragam wastra, fashion, aksesoris, kerajinan, hingga kekayaan budaya daerah yang akan berpotensi menunjang pertumbuhan ekonomi, dimana saat ini kontribusi ekonomi kreatif telah turut berkotribusi sebesar 7 persen secara nasional dan menyerap 18,7 persen tenaga kerja dengan fashion, kuliner, dan kriya sebagai tiga subsektor pendorong utama.
Kepala Bi Sulsel, Rizki Ernanda Wimanda, mengatakan bahwa Bank Indonesia akan terus berupaya mendorong UMKM berbasis wastra agar berdaya saing hingga ke pasar internasional.
Berita foto : Muhammad Trisusanto
Comment