MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Pohon memiliki peran penting dalam siklus hidrologi dan menjaga keseimbangan ekosistem. Tak hanya itu, pohon juga berperan penting dalam menyerap karbon dioksida (CO2), gas rumah kaca penyebab perubahan iklim.
Karena perannya yang sangat penting itulah, pohon tidak boleh ditebang tanpa adanya reboisasi karena penebangan pohon dapat meningkatkan konsentrasi CO2 di atmosfer dan mempercepat perubahan iklim dan memiliki banyak dampak buruk yang signifikan terhadap lingkungan.
Lantas apa-apa saja dampak buruk lainnya imbas penebangan pohon terhadapa lingkungan? Simak berikut ya!
Sebabkan Tanah Longsor
Hilangnya akar pohon sebagai pengikat tanah meningkatkan risiko tanah longsor, terutama di daerah lereng dan perbukitan.
Menghilangkan Keanekaragaman Hayati
Hutan merupakan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Penebangan hutan dapat menyebabkan hilangnya habitat dan kepunahan spesies.
Berkurangnya Daya Serap Air oleh Tanah
Sistem perakaran pohon yang kompleks dan luas berfungsi sebagai penyerap air hujan yang efektif. Akar-akar ini menciptakan pori-pori dan saluran di dalam tanah, yang memungkinkan air meresap ke dalam tanah dengan lebih mudah. Ketika pohon ditebang, sistem perakaran ini hilang, sehingga kemampuan tanah untuk menyerap air berkurang drastis.
Menghilangkan Kanopi Pohon Sebagai Penahan Hujan
Daun dan cabang pohon membentuk kanopi yang dapat menahan sebagian air hujan sebelum mencapai tanah. Hal ini mengurangi kecepatan jatuhnya air dan memberikan waktu bagi tanah untuk menyerapnya. Tanpa kanopi pohon, air hujan langsung menghantam tanah dengan kekuatan penuh, menyebabkan erosi dan mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air.
Mengurangi Transpirasi
Pohon melakukan transpirasi, yaitu proses pelepasan uap air ke atmosfer melalui daun. Proses ini membantu mengurangi jumlah air di dalam tanah dan mengembalikan air ke siklus hidrologi. Ketika pohon ditebang, proses transpirasi berkurang, sehingga lebih banyak air yang tetap berada di permukaan tanah dan berpotensi menyebabkan banjir.
Meningkatkan Erosi Tanah
Akar pohon membentuk jaringan yang kuat di dalam tanah, mengikat partikel-partikel tanah dan mencegah erosi akibat air dan angin. Ketika pohon ditebang, tanah menjadi lebih rentan terhadap erosi. Air hujan yang mengalir di permukaan tanah akan mengikis lapisan tanah dan membawa sedimen ke sungai dan saluran air, menyebabkan pendangkalan dan memperburuk risiko banjir.
Menghilangnya Serasah Daun
Serasah daun yang gugur dari pohon membentuk lapisan organik di permukaan tanah yang berfungsi sebagai pelindung dan penyerap air. Serasah ini juga membantu menjaga kelembaban tanah dan mencegah erosi. Ketika pohon ditebang, serasah daun juga hilang, sehingga tanah menjadi lebih rentan terhadap erosi dan kekeringan.
Mengganggu Siklus Hidrologi
Penebangan pohon dapat mengubah pola aliran air permukaan. Air hujan yang seharusnya meresap ke dalam tanah akan mengalir lebih cepat di permukaan tanah dan berkumpul di sungai dan saluran air, sehingga meningkatkan risiko banjir.
Berkurangnya Air Tanah
Penebangan pohon dapat mengurangi jumlah air yang meresap ke dalam tanah, sehingga mengurangi ketersediaan air tanah dan memperburuk dampak kekeringan.
Comment