Maksimalkan Produktivitas MNP, Pelindo IV Tambah Enam Unit RTG

MAKASSAR, Beritapedoman.com – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali mendatangkan enam unit alat Rubber Tyred Gantry (RTG) untuk ditempatkan di Makassar New Port, demi memaksimalkan produktivitas di pelabuhan baru yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang, mengatakan, enam unit alat RTG yang didatangkan pada Sabtu (6 Juli 2019), melengkapi 10 unit alat RTG yang sudah ada sebelumnya.

“Sehingga total saat ini ada 16 unit RTG yang siap melakukan bongkar muat barang di Makassar New Port (MNP),” ujarnya, Minggu (7/7/2019).

Enam unit RTG tersebut, kata Farid, dibeli Perseroan dengan menggunakan anggaran investasi sebesar Rp90 miliar. Anggaran tersebut, termasuk dalam belanja modal atau capex Perseroan, yang tahun ini disiapkan total sebesar Rp6,4 triliun.

Dia menuturkan, selain RTG, MNP atau Pelabuhan Baru Makassar juga telah memiliki sejumlah alat lainnya, yakni Container Crane (CC), 2 unit Ship to Shoe (STS) Crane, 2 unit Reach Stacker 45 Ton, 1 unit Forklift 32 Ton, 1 unit Forklift 7 Ton dan 12 unit Terminal Tractor, yang telah lebih dulu didatangkan pada sekitar akhir Desember 2018.

Hal itu dikarenakan, selain membangun Makassar dan Sulsel, Pelindo IV juga harus mengembangkan pelabuhan yang ada di Kawasan Timur Indonesia .

Apalagi, tugas dari Pelindo IV bukan hanya membangun Makassar New Port, tetapi juga bagaimana mendistribusikan barang-barang yang dari Makassar dan Kawasan Timur Indonesia ke pelabuhan yang ada di pulau-pulau yang lain, seperti Papua, Maluku dan lain-lain, bahkan hingga ke luar negeri melalui direct call dan direct export.

MNP sendiri, sudah di soft launching pada 2 November 2018 lalu, dan mendapatkan izin operasi dari Kementerian Perhubungan pada 28 Maret 2019. “Tambahan enam unit RTG itu untuk MNP Tahap 1A yang sudah beroperasi,” katanya.

Pelayanan kapalnya sendiri sejak soft launching hingga saat ini, Makassar New Port sudah melayani lebih dari 50 kapal. Secara tidak langsung, hal ini mendorong perusahaan pelayaran maupun pemilik barang untuk juga interest melakukan kegiatan operasional kapalnya di pelabuhan baru Makassar.

Dengan beroperasinya MNP, tentunya juga telah mengurai antrian kapal di Terminal Petikemas Makassar, sehingga menambah catatan Pelindo IV sebagai pelabuhan dengan Dwelling Time tercepat di antara tiga pelabuhan besar lainnya di Indonesia, yakni Tanjung Priok, Tanjung Perak dan Belawan.

“Semua alat tersebut, didatangkan untuk percepatan produktivitas, baik di lapangan maupun di dermaga. Hal itu menunjukkan kerja keras Pelindo IV dalam rangka menyukseskan Proyek Strategis Nasional, Makassar New Port. Juga sebagai salah satu bentuk komitmen yang kuat dari Perseroan, untuk menunjukkan kepada masyarakat di Indonesia Timur bahwa pelabuhan besar telah hadir,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment