Mahasiswa Universitas Pertamina Kembangkan Proyek Petrokimia

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Mahasiswa Universitas Pertamina mengembangkan proyek petrokimia yang dituang dalam karya proposal.

Ketua tim, Muhammad Athallah Naufal, mengungkapkan, dalam karya proposal mereka mengusung solusi pengembangan integrated oil refineries atau kilang minyak terintegrasi.

“Selain minimnya pasokan produk petrokimia, sejak Covid-19 melanda dunia, bisnis migas juga mulai mengalami penurunan permintaan. Sehingga, banyak bahan baku minyak mentah yang tidak terserap. Dengan melalui pengembangan kilang minyak dengan model ini, kita bisa mengalokasikan over supply minyak mentah tersebut untuk meningkatkan kemandirian Indonesia dalam mengolah produk petrokimia,” katanya, melalui siaran pers, Jumat (23/4/2021).

Anggota tim, Ike Yulianis, mengatakan, solusi yang mereka gagas sejalan dengan target PT Pertamina untuk meningkatkan kapasitas produksi petrokimia menjadi 12 juta ton per tahun pada tahun 2027 mendatang melalui Refinery Development Master Plan (RDMP) di sejumlah kilang PT Pertamina, diantaranya di Kilang Balongan, Cilacap, Balikpapan, Plaju, dan Dumai, serta pembangunan kilang baru di Tuban, Jawa Timur.

Comment