Kawal Proyek Strategis Nasional, Pertamina Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan 6 Kejaksaan Tinggi di Sulawesi

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Dalam rangka menjalin kolaborasi strategis dibidang hukum dalam mengawal operasional dan bisnis Perusahaan, PT Pertamina (Persero) melakukan kerjasama dengan Kejaksaan RI.

Kerjasama tersebut, tertuang dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, dengan Jaksa Agung RI, TB. Burhanuddin, beserta pejabat eselon I terkait dan disaksikan secara langsung melalui sarana video coference (vicon), Rabu (25/11/2020) oleh Kajati dan Pimpinan Pertamina se-Indonesia.

Nota Kesepahaman tersebut langsung diikuti dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan kerjasama Kejaksaan Tinggi dan Pimpinan Pertamina di seluruh Indonesia. Begitu pun, Pertamina Regional Sulawesi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama masing-masing antara Kajati Sulawesi Utara, Kajati Gorontalo, Kajati Sulawesi Tengah, Kajati Sulawesi Barat, Kajati Sulawesi Selatan dan Kajati Sulawesi Tenggara, dengan Executive GM Regional Sulawesi, Rama Suhut, di Aula Bright Gas.

Adapun ruang lingkup kerjasama tersebut, diantaranya yang pertama, yakni pemberian pendampingan hukum, bantuan hukum litigasi dan non litigasi, pertimbangan hukum, penegakan hukum, dan tindakan hukum lainnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Yang kedua, dukungan pendampingan dan pengamanan proyek pembangunan strategis dan/atau percepatan investasi.

Ketiga, koordinasi penelusuran dan pemulihan aset. Keempat, yakni penempata, pengembangan, dan peningkatan sumber daya manusia.

Kelima, yakni pertukaran data, informasi, keahlian, serta sarana dan prasarana dalam pelaksanaan penegakan hukum dan penguatan kelembagaan.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, mengatakan, nota kesepahaman ini merupakan langkah strategis Pertamina dalam rangka akselerasi kegiatan operasional, bisnis dan optimalisasi aset dan upaya mewujudkan kedaulatan energi untuk masyarakat Indonesia.

“Untuk menghadirkan kemandirian dan ketahanan energi nasional, kolaborasi dengan para stakeholder sangat diperlukan untuk mewujudkan tujuan mulia tersebut,” kata Nicke.

Jaksa Agung RI, TB Burhanuddin, menyampaikan, Kejaksaan Tinggi di seluruh wilayah di Indonesia siap membantu dalam pendampingan hukum dalam mengawal proyek strategis nasional.

TB. Burhanuddin juga mengatakan, Nota Kesepahaman bersama ini untuk mendukung tugas dan fungsi masing-masing antara Kejaksaan RI dan Pertamina.

“Kejaksaan berharap hubungan Pertamina dengan Kejakasaan RI dapat berjalan dengan baik dan saling mendukung, terutama dalam mengawal proyek strategis nasional,” ujar Burhanudin.

Sementara, Executive GM Regional Sulawesi, Rama Suhut, mengatakan, selama ini Pertamina Regional Sulawesi berkoordinasi baik dengan Kajati se-Sulawesi.

“Jaksa adalah Pengacara Negara. Pertamina adalah Perusahaan Milik Negara. Kerjasama Strategis ini diharapkan juga dapat menguatkan aspek GCG secara keseluruhan,” ujar Rama.

Hadir dalam penandatanganan kerjasama dengan EGM Pertamina Regional Sulawesi, diantaranya Kajati Sulut, Andi Muh Iqbal Arief, Kajati Gorontalo, Jaja Subagja, Kajati Sulteng, Gerry Yasid, Kajati Sulbar, Johny Manurung, Kajati Sulsel, Firdaus Dewilmar, dan Kajati Sultra R. Febrytrianto.

Redaktur : Marwiah Syam

 

Comment