Legenda Sepak Bola “Maradona” Meninggal, Ini Kata-kata Terakhirnya

BERITAPEDOMAN.com – Legenda sepak bola “Diego Maradona” dikabarkan meninggal dunia, Rabu (25/11/2020) siang.

Seperti dilansir dari beberapa sumber, Kamis (26/11/2020), dikabarkan, Maradona meninggal dalam tidurnya akibat gagal jantung yang menyebabkan edema atau penumpukan cairan akut di paru-paru.

Maradona dalam usia 60 tahun itu, mengembuskan napas terakhir di kediamannya yang terletak di Tigre, Argentina.

Sebelum kepergiannya, Maradona merasa tidak enak badan dan ingin melanjutkan tidur setelah sarapan. Namun, sebelum tidur, Maradona sempat berbicara kepada keponakannya, Johnny Esposito, yang menemaninya selama masa pemulihan.

Maradona berkata, “Me siento mal,” yang berarti, “Saya tidak enak badan,”

Tak lama setelah itu, Psikolog Maradona, Carloz Ciaz, dan psikiater, Agustina Coaschoov, tiba di kediaman sang legenda. Namun, Maradona dilaporkan sudah tidak merespons ketika mereka tiba. Bahkan ketika mereka memasuki kamar Maradona sang pencetak gol “Tangan Tuhan” itu sudah tidak merespons keponakannya.

“Mereka mencoba membangunkan Maradona dan melakukan CPR. Petugas medis pertama yang ada di tempat juga berupaya membangunkan Maradona bersama seorang ahli bedah yang tinggal di dekat kediamannya. Bahkan mereka menggunakan adrenalin dan atropin yang merupakan resep obat untuk mengobati gejala detak jantung rendah. Akan tetapi, upaya itu tidak berhasil, nyawa Maradona tak tertolong,” kata salah satu sumber, seperti dikutip dari beberapa sumber.

Redaktur : Marwiah Syam

Comment