BERITAPEDOMAN.com – Uji coba vaksin virus corona dikabarkan akan dimulai pada April 2020.
Seperti dilansir dari berbagai sumber, uji coba vaksin virus corona dikabarkan akan dilakukan oleh perusahaan bioteknologi Amerika, Moderna.
Dikabarkan Moderna, telah mengirim vaksin Covid-19 kepada para peneliti di Amerika Serikat, dimana pembuatan vaksin itu hanya dalam waktu enam minggu.
Nantinya, uji coba pertama dimulai pada April 2020, namun proses pengujian dan persetujuan apakah vaksin layak atau tidak digunakan bakal berlangsung kurang lebih setahun.
Dilansir dari CNN, Rabu (3/3/2020), perusahaan bioteknologi Amerika, Moderna, mengatakan, vaksin bacth pertama diberi nama mRNA-1273 dan telah dikirim ke Institut Penyakit Alergi dan Menular Nasional (The National Institute of Allergy and Infectious Diseases/NIAID).
Sementara itu, Direktur NIAID, Anthony Fauci, mengatakan, pengujian klinis vaksin virus corona melibatkan 45 orang untuk melihat apakah vaksin dapat menghasilkan respons kekebalan terhadap virus atau tidak.
mRNA-1273 sendiri, dibuat untuk mengarahkan sel-sel dalam tubuh menghasilkan protein, demi mencegah atau melawan penyakit.
Tak hanya itu, dalam vaksin itu juga disematkan asam ribonukleat, salah satu molekul penting yang dapat bekerja efektif di dalam tubuh.
Meski demikian, setelah vaksin diuji secara klinis dan mendapat persetujuan dari pemerintah, pihaknya belum dapat mengirimkan vaksin secara masif. Sebab, ketersediaan vaksin idealnya dapat siap digunakan setidaknya satu tahun.
Editor : Marwiah Syam
Comment