Pemerintah Akan Terapkan KRIS, Pengganti Sistem BPJS

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Pemerintah akan menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) sebagai pengganti sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang akan diberlakukan paling lambat 30 Juni 2024.

Hal ini sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dengan berlakunya sistem ini, semua peserta BPJS akan mendapatkan ruang rawat inap dengan fasilitas yang serupa, tidak seperti BPJS yang memiliki kelas kamar perawatan yakni kelas 1, kelas 2, dan kelas 3.

Direktur BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengungkapkan, iuran BPJS Kesehatan KRIS ini akan berbeda untuk tiap peserta, Nominal tersebut disesuaikan dengan pendapatan masing-masing peserta.

“Masyarakat yang mampu, bayar lebih banyak. Masyarakat yang miskin, bayar lebih sedikit dan yang miskin sekali akan dibayarkan oleh pemerintah, oleh negara,” katanya, seperti dilansir dari beberapa sumber, Senin (20/5/2024).

Gufron, juga menyatakan, salah satu tujuan utama penerapan KRIS, adalah untuk menyederhanakan sistem layanan kesehatan.

“Dengan adanya kelas rawat inap standar, diharapkan proses administrasi dan pengelolaan pelayanan kesehatan menjadi lebih efisien dan mudah dipahami oleh peserta JKN,” katanya.

Comment