Beritapedoman.com – Gojek memperkokoh posisi sebagai platform teknologi terdepan di Asia Tenggara kebanggaan anak bangsa melalui pergantian logo (r ebranding).
Perubahan logo ini, merupakan tonggak sejarah baru yang menandai evolusi Gojek dari layanan ride-hailing, menjadi sebuah ekosistem terintegrasi yang menggerakkan orang, barang, dan uang.
Co-Founder Gojek, Kevin Aluwi, mengungkapkan, ini merupakan pencapaian Gojek sejak aplikasi ini diluncurkan lima tahun lalu dan merupakan bukti kepercayaan mitra, konsumen, partner bisnis, dan investor terhadap visi dan model bisnis yang dikembangkan.
“Kami tidak mungkin ada di sini tanpa dukungan jutaan mitra kami beserta keluarga mereka, sekaligus ratusan juta konsumen kami yang telah mempercayakan berbagai kebutuhan (transaksi) sehari-hari kepada layanan di platform Gojek,” katanya melalui siaran persnya, Selasa (23/7/2019).
Pertumbuhan Gojek saat ini, katanya, sangatlah pesat sejak aplikasi ini diluncurkan. Dari Juni 2016 hingga Juni 2019, jumlah transaksi yang diproses dalam platform melesat hingga 1.100 persen, atau 12 kali lipat.
“Pertumbuhan signifikan ini, juga didorong oleh peningkatan permintaan konsumen akan layanan terintegrasi dari Gojek,” katanya.
Gojek yang dimulai dengan 20 mitra pengemudi, lanjutnya, kini telah bermitra dengan lebih dari dua juta mitra pengemudi, 400 ribu mitra merchant dan 60 ribu penyedia jasa di Asia Tenggara.
Tak hanya itu, Gojek juga telah berevolusi dari sebuah call center menjadi sebuah ekosistem teknologi yang menawarkan cara pintar untuk mengurangi tantangan yang masyarakat hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami memanfaatkan teknologi, data dan pemahaman kami mengenai pasar tempat kami beroperasi untuk menghadirkan inovasi dan kesempatan bagi semua pihak di dalam ekosistem kami, supaya bisa hidup lebih baik. Kami juga mengoptimalisasi produk dan layanan, serta mempersonalisasi produk sesuai dengan preferensi tiap konsumen. Saat ini di ekosistem kami sudah terdapat tiga aplikasi super yang saling berkaitan untuk membantu konsumen, mitra dan merchant,” katanya.
Editor : Marwiah Syam
Comment