JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Siswa SMAN 63 Jakarta menggagas pembuatan aplikasi SPINTHER (Spin Therapy), yakni sebuah aplikasi untuk mengurangi trauma perundungan pada anak.
Aplikasi ini berisi sejumlah fitur yang terdiri dari permainan terapi, catatan harian untuk mengungkapkan perasaan atau emosi korban, informasi kontak konselor, kuis untuk mengetahui tingkatan trauma yang dialami korban. Dalam aplikasi ini juga disediakan informasi seputar perundungan seperti dampak dan gejalanya.
Syifa Nur Sabila, selaku ketua tim, mengatakan, melalui aplikasi ini, diharapkan para korban perundungan bisa menghilangkan traumanya dan memulai self-healing.
Sekedar informasi, aplikasi besutan tim SMAN 63 Jakarta ini juga meraih juara pertama dalam ajang penelitian FUN Research yang digagas Universitas Pertamina yang bertujuan memupuk dan menanamkan budaya creative problem solving sejak dini.
Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Universitas Pertamina, Budi W. Soetjipto, mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan untuk membangun budaya inovasi sejak dini.
“Di Universitas Pertamina, setiap mahasiswa wajib menyelesaikan mata kuliah Critical Thinking dan Creative Problem Solving, sebagai upaya membentuk budaya inovasi. Ini yang ingin kita tularkan ke level lebih dini, di kalangan siswa SMA melalui FUN Research,” kata Budi, melalui siaran pers, pada Berita Pedoman, Jumat (19/3/2021)
Comment