Ternyata Pasta Gigi untuk Gigi Berlubang Tak Sembarangan Loh, Ini Aturannya

BERITAPEDOMAN.com – Ada banyak jenis pasta gigi yang beredar di pasaran. Namun tidak semua jenis pasta gigi cocok untuk gigi berlubang. Sebab, pasta gigi untuk gigi berlubang harus mengandung fluoride dan bahan lain yang tepat. Apalagi, gigi berlubang juga membutuhkan perlindungan lapisan enamel dari kerusakan.

Seperti dilansir dari Tempo.co, Senin (8/6/2020), disebutkan gigi berlubang tidak akan sembuh hanya dengan menyikat gigi. Tapi jika digunakan secara teratur dan dengan cara yang benar, serta menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, akan membantu gigi-gigi yang lain terhindar dari bakteri penyebab gigi berlubang.

Berikut tips memilih pasta gigi untuk gigi berlubang, simak ya!

Memilih pasta gigi dengan kandungan fluoride

Fluoride adalah komponen paling penting yang harus ada pada pasta gigi untuk gigi berlubang. Jika ada pasta gigi tanpa fluoride yang diklaim bisa mencegah gigi berlubang, maka klaim tersebut patut dipertanyakan.

Fluoride sendiri, adalah mineral yang akan melindungi enamel dari asam yang dihasilkan bakteri, sehingga zat tersebut tidak akan merusak gigi.

Mineral ini juga melindungi gigi dengan dua cara, yakni membuat enamel jadi lebih kuat sehingga tidak mengalami kerusakan yang berarti saat ada zat asam yang dilepaskan bakteri, dan yang kedua, yakni memicu proses remineralisasi atau membalikkan proses awal gigi berlubang, membuat lubang-lubang mikro yang mulai terbentuk di gigi, kembali tertutup.

Jangan takut menggunakan pasta gigi berfluoride karena dianggap bisa memicu kelebihan fluoride dalam tubuh.

Konsentrasi fluoride yang ada di dalam pasta gigi tidak cukup banyak untuk membuat kelebihan tersebut terjadi. Lagi pula, di Indonesia sendiri tidak ada program fluoridasi air minum, sehingga risiko mengalami kelebihan fluoride sangatlah rendah.

Menghindari pasta gigi yang mengandung bahan pemicu alergi dan iritasi

Bagi beberapa orang, bahan yang ada di pasta gigi bisa saja memicu reaksialergi atau iritasi. Bahkan seringkali, bahan seperti peppermint dan kayu manis lah yang menjadi penyebabnya.

Tak hanya itu, beberapa pasta gigi juga menggunakan minyak atsiri atau essential oil dan memicu iritasi di permukaan rongga mulut. Jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap bahan-bahan tertentu itu, pastikan bahwa tidak ada bahan di pasta gigi tersebut yang akan memicunya.

Memilih sesuai usia

Pasta gigi untuk anak-anak dan dewasa sebaiknya dibedakan. Pasta gigi untuk gigi berlubang yang dikhususkan untuk anak-anak pun memang tetap mengandung fluoride, tapi biasanya kadarnya lebih kecil dibandingkan dengan pasta gigi biasa.

Pasta gigi anak juga biasanya memiliki perasa yang disukai anak. Kemasannya pun membuat anak tertarik untuk menggunakannya.

Karena itu, untuk menjaga gigi anak, orangtua sudah harus mulai menyikat giginya dengan pasta gigi berfluoride sejak gigi pertamanya tumbuh. Bagi anak yang berusia di bawah 3 tahun, gunakan pasta gigi sebesar satu butir beras untuk menyikat giginya. Sementara itu untuk anak berusia 3 – 6 tahun, berikan pasta gigi sebesar kacang polong untuk menyikat giginya.

Memeriksa izin edar dari BPOM

Pastikan pasta gigi yang Anda beli sudah memiliki izin edar dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan bahan-bahan yang ada didalamnya memang aman untuk digunakan.

Anda juga bisa memeriksa nomor seri BPOM secara online untuk memastikan keaslian nomor yang tercantum pada kemasan pasta gigi.

Comment