MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Dalam rangka meningkatkan sistem pembelajaran berbasis online, Universitas Hasanuddin (Unhas) melaunching Aplikasi SIKOLA (Sistem Kelola Pembelajaran), di Ruang Senat Akademik Unhas, Lt 2 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Rabu (11/3/2020).
Aplikasi SIKOLA sendiri, merupakan aplikasi Learning Management System (LMS) yang diperbaharui, dimana proses belajar mengajar dan interaksi antara dosen dan mahasiswa berlangsung secara online.
Rektor Unhas, Dwia Aries Tina Pulubuhu, menyampaikan kebanggaannya atas penggunaan aplikasi yang dibuat oleh sivitas akademika Unhas.
“Sebelumnya kita menerima beberapa tawaran untuk mengembangkan aplikasi E-Learning. Tapi, saya menyakini bahwa Unhas bisa membuat sendiri. Mungkin memang masih membutuhkan pelayanan dan sumber daya manusia lagi, tapi kita bisa perbaiki bersama jika masih kekurangan,” katanya.
Dwia juga menegaskan bahwa aplikasi tersebut, wajib digunakan sebagai proses pembelajaran dan untuk mendukung hal tersebut, Unhas melakukan training kepada dosen pengasuh agar bisa menerapkan aplikasi ini dalam proses belajar mengajar.
“Saya mengajak kita semua untuk berpartisipasi dalam pemanfaatan online learning. Ini menjadi suatu keharusan bagi dosen Unhas. Setelah launching, ini akan menjadi suatu mandat, dan semester pertama ini kita training dulu sambil mulai diterapkan dalam proses pembelajaran,” katanya.
Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) Unhas, Rusnadi Padjung, menjelaskan, SIKOLA memiliki alur pembelajaran yang mengatur dan memandu seluruh pengguna sistem untuk taat dan tertib dalam menjalankan proses pembelajaran.
“SIKOLA menjamin kesetaraan kualitas melalui kelas master dan kelas paralel. Kelas master ini juga menyediakan semua muatan mata kuliah dan kelas paralel juga menyampaikan semua materi tersebut ke dalam proses pembelajaran, dimana seluruh pengguna SIKOLA berinteraksi satu sama lain,” katanya.
Sementara, Kepala Pusat Media, Sumber Pembelajaran dan E-Learning, Yusring Sanusi, berharap melalui aplikasi SIKOLA ini tidak ada lagi kelas yang tertinggal.
“Selain itu, hadirnya aplikasi ini juga merupakan bentuk transparansi sivitas akademika dalam memberikan materi pembelajaran,” katanya.
Editor : Marwiah Syam
Comment