BERITAPEDOMAN.com – Setelah pernyataannya yang membuat marah umat islam, kini Sukmawati Soekarnoputri dipolisikan.
Tak hanya itu, media sosial berupa Twitter dipenuhi dengan cuitan bertagar #TangkapSukmawati. Tagar tersebut menempati posisi pertama topik yang sedang tren alias trending topic.

Seperti dilansir dari Tempo.co, Minggu (17/11/2019), tagar #TangkapSukmawati dicuitkan hingga 11,6 ribu warnaget.
Sekedar diketahui, Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh warga bernama Ratih Puspa Nusanti yang merupakan salah satu anggota Koordinator Bela Islam (Korlabi) karena dianggap melakukan penistaan agama dengan menista Nabi Muhammad SAW karena membandingkan dengan Ir. Sukarno atau Bung Karno.
Sukmawati Soekarnoputri disangkakan dengan Pasal 156a KUHP.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono membenarkan adanya laporan polisi terhadap Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri atas dugaan penistaan agama.
Laporan terhadap Sukmawati tersebut, terdaftar dengan nomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum pada 15 November lalu.
Warganet lainnya juga ikut bereaksi. Mereka menuliskan pendapat ihwal pernyataan Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.
Ucapan ini terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial seperti YouTube.
Salah satu videonya dan dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Korlabi, Novel Bamukmin sebagai ucapan yang dipermasalahkan ke polisi, dimana dalam video itu, Sukmawati Soekarnoputri tampak mengucapkan kalimat tersebut dalam sebuah forum.
Salah satu putri Bung Karno ini berdiri di atas mimbar dan berbicara menggunakan pengeras suara.
Berikut cuplikan ucapannya:
“Mana lebih bagus Pancasila sama Al Quran? Gitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa Insinyur Sukarno? Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini,” ujar Sukmawati Soekarnoputri.
Dihubungi terpisah seperti dilansir dari Tempo.co, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri membantah berniat menista Nabi Muhammad SAW.
Salah satu putri Presiden RI pertama itu mengatakan, ucapannya yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan ayahnya itu dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Saya kan hanya bertanya. Konteksnya sama sejarah Indonesia dalam kemerdekaan, masak begitu saja jadi masalah?,” ujarnya.
Editor : Marwiah Syam
Comment