BPD Tumbuh Solid Ditengah Persaingan Industri Perbankan Nasional 

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com –  Industri Bank Pembangunan Daerah (BPD) menunjukkan pertumbuhan kinerja yang solid dan resilien di tengah persaingan industri perbankan nasional yang semakin meningkat.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa kinerja BPD mengalami pertumbuhan yang baik, dengan total aset sampai dengan Maret 2026 sebesar Rp1.036,51 triliun atau tumbuh sebesar 3,20 persen secara year on year (yoy).

Tak hanya itu, kinerja industri BPD tersebut, juga tetap terjaga dengan kualitas pembiayaan yang baik, tercermin dari rasio Non Performing Loan (NPL) Gross dan NPL Nett yang masing-masing berada pada level 3,26 persen dan 1,27 persen.

“Ini menunjukkan ekspansi yang tetap berjalan ditengah dinamika ekonomi dan pendekatan yang lebih prudent,” kata Dian, melalui siaran pers, Kamis (21/5/2026).

Sementara penyaluran kredit BPD, kata Dian, juga dicatatkan tumbuh sebesar 1,59 persen, yakni dari sebesar Rp562,85 triliun pada Desember 2022 menjadi Rp656,87 triliun pada Maret 2026 secara tahunan (yoy).

Pertumbuhan kredit ini, didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 4,74 persen (yoy) menjadi Rp782,04 triliun.

Begitu pun pertumbuhan kredit UMKM di BPD dalam tiga tahun terakhir, juga menunjukkan tren yang sejalan dengan pertumbuhan kredit secara keseluruhan, dimana porsi kredit UMKM berada di kisaran 18 persen dari total kredit, dengan kualitas kredit yang relatif stabil dan terjaga.

“Hal ini mencerminkan bahwa ekspansi kredit tetap diimbangi dengan pengelolaan kualitas aset yang baik. Karena itu, OJK mengharapkan BPD mampu mengambil peran strategis dalam menstimulasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk memperkuat struktur ekonomi daerah, mengingat BPD memiliki kedekatan geografis dan kultural yang kuat untuk mengidentifikasi potensi unik di setiap wilayah. Langkah ini krusial agar daerah
tidak hanya bergantung pada sektor komoditas tradisional, melainkan mampu beradaptasi dengan tren ekonomi global,” kata Dian.

Comment