Petepete Laut Makassar Resmi Beroperasi 

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Petepete laut Makassar resmi beroperasi dan siap melayani transportasi antarpulau secara gratis dalam sekali sepekannya. 

Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, mengatakan, peluncuran Petepete Laut merupakan salah satu program penting karena menjadi solusi atas keterbatasan akses transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat Kepulauan Sangkarrang.

Petepete Laut ini, kata Appi, akan memulai perjalanan dari Pulau Barrang Lompo pada pukul 07.00 Wita, kemudian melayani rute menuju Pulau Bone Tambu, Pulau Lumu-Lumu, Pulau Langkai, dan melanjutkan perjalanan ke pulau terluar sebelum kembali ke Barrang Lompo.

“Layanan Pete-pete Laut ini diberikan secara gratis mengantar jemput masyarakat di pulau. Jadi transportasi ini bukan semata-mata milik pemerintah, melainkan fasilitas publik yang harus dijaga dan dimanfaatkan bersama oleh seluruh warga kepulauan,” kata Appi, saat peresmian Petepete Laut, di Dermaga Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Jumat (12/6/2026).

Kehadiran moda transportasi ini, kata Appi, menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat konektivitas wilayah kepulauan dengan daratan.

Selama ini, akses transportasi menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi masyarakat pulau, mulai dari pelajar yang harus menempuh perjalanan ke sekolah, guru yang bertugas di wilayah kepulauan, hingga tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada warga.

Kini, melalui layanan transportasi laut yang beroperasi secara terjadwal dan tanpa biaya, mobilitas masyarakat di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang diharapkan menjadi lebih mudah, cepat, dan terjangkau.

Program ini, juga sekaligus menjadi solusi nyata untuk mendukung akses pendidikan, kesehatan, serta berbagai layanan publik lainnya yang selama ini terkendala faktor transportasi.

“Selama ini alur transportasi menjadi faktor yang membatasi gerak pembangunan, baik pembangunan infrastruktur, maupun pembangunan sumber daya manusia di wilayah kepulauan. Karena itu, kami berharap dengan hadirnya layanan publik yang dirancang untuk mendekatkan akses, mempercepat pelayanan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat ini dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Appi.

Appi, juga mengatakan bahwa saat ini masih satu armada yang disiapkan untuk mengakomodasi seluruh kebutuhan transportasi masyarakat kepulauan.

“Karena itu, Pemkot Makassar akan menghitung kebutuhan operasional dan skema pengembangan layanan, agar program ini dapat terus berlanjut dengan menghadirkan sekitar dua sampai tiga kapal nantinya,” kata Appi.

Comment