JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – PT Kalla Inti Karsa (KIK), unit bisnis properti komersial di bawah Kalla Land and Property, kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih empat penghargaan dalam ajang Indonesia Sustainability Award 2026 yang diselenggarakan oleh First Indonesia Magazine.
Penghargaan ini menjadi pengakuan luar biasa atas komitmen PT Kalla Inti Karsa dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten di seluruh operasional bisnisnya.
Adapun penghargaan yang diraih PT Kalla Inti Karsa dalam ajang bergengsi tersebut, diantaranya yakni penghargaan Best ESG in Infrastructure and Property, Sustainable Innovation Award, Governance Integrity Award, dan ESG Leadership Excellence Award.
Penilaian Indonesia Sustainability Award 2026 ini sendiri, dilakukan secara komprehensif berdasarkan sejumlah indikator utama, meliputi kinerja lingkungan dan dampak keberlanjutan, tanggungjawab sosial dan keterlibatan masyarakat, tata kelola perusahaan dan integritas bisnis, strategi ESG dan inovasi, transparansi pelaporan keberlanjutan, hingga komitmen kepemimpinan terhadap pembangunan berkelanjutan.
Chief Executive Officer Kalla Land and Property, Ricky Theodores, mengatakan, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi PT Kalla Inti Karsa dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek bisnis perusahaan.
“Kami meyakini bahwa keberlanjutan bukan lagi pilihan, melainkan fondasi utama dalam membangun bisnis yang relevan dan bertumbuh di masa depan. Empat penghargaan ini menjadi validasi bahwa langkah yang kami tempuh berada pada arah yang tepat. Kami bersyukur dan berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan, dan kami akan terus menghadirkan berbagai terobosan yang tidak hanya memperkuat kinerja bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” kata Ricky, saat malam penganugerahan penghargaan, di The Peninsula Hotel Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Melalui berbagai inovasi dan investasi berkelanjutan yang PT Kalla Inti Karsa lakukan, kata Ricky, pihaknya ingin membuktikan bahwa properti komersial mampu menghadirkan nilai ekonomi yang kuat, sekaligus memberikan manfaat nyata dan terukur bagi lingkungan dan masyarakat.
“Dan komutmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif ESG yang diterapkan pada unit usaha PT Kalla Inti Karsa, yakni Mal Ratu Indah, Nipah Park, dan Wisma Kalla,” kata Ricky.
Sekedar informasi, salah satu program unggulan PT Kalla Inti Karsa, adalah pemanfaatan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di Nipah Park yang mulai beroperasi sejak Maret 2025. Program ini mampu berkontribusi terhadap efisiensi penggunaan listrik hingga 10 persen dari total kebutuhan energi kawasan.
Tak hanya itu, sepanjang operasionalnya, dicatatkan mampu menghasilkan energi bersih sebesar 419.663 kWh per tahun, serta menekan emisi karbon hingga 331.533 kilogram CO₂e per tahun. Serta berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi energi dan pengurangan ketergantungan terhadap sumber energi konvensional dalam operasional gedung.
Selain itu, PT Kalla Inti Karsa juga terus mendorong efisiensi energi melalui penerapan smart building system dan penggunaan sensor otomatis pada sistem pencahayaan. Berbagai upaya tersebut berhasil menurunkan konsumsi listrik sebesar 1,94 persen di Mal Ratu Indah dan 5,74 persen di Nipah Park dibandingkan tahun sebelumnya.
Semenrara dari aspek pengelolaan sumber daya air, PT Kalla Inti Karsa mengimplementasikan sistem daur ulang air melalui Sewage Treatment Plant (STP) yang mampu memanfaatkan kembali lebih dari 42.000 meter kubik air setiap tahun. Program ini turut berkontribusi terhadap penurunan konsumsi air perusahaan sebesar 1,44 persen atau sekitar 3.900 meter kubik air dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya air dalam operasional perusahaan.
Sementara itu, pada aspek pengelolaan limbah, PT Kalla Inti Karsa mengembangkan berbagai inisiatif ekonomi sirkular, termasuk pengolahan limbah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan endapan hasil pengolahan air menjadi pupuk. Upaya tersebut tidak hanya mengurangi timbulan limbah, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi dan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Tak hanya itu, PT Kalla Inti Karsa juga menerapkan sistem pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) secara terstruktur dan sesuai regulasi yang berlaku. Melalui proses identifikasi, penyimpanan, dan pengelolaan yang terkontrol, PT Kalla Inti Karsa memastikan seluruh limbah B3 ditangani dengan aman, guna meminimalkan risiko terhadap lingkungan, maupun kesehatan masyarakat. Bahkan inovasi berkelanjutan yang dilakukan melalui pemanfaatan limbah sedimen hasil operasional gedung yang sebelumnya harus dikelola oleh pihak ketiga. Kini, sedimen tersebut diolah menjadi pupuk yang digunakan untuk mendukung kebutuhan penghijauan kawasan dan berhasil meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah, sekaligus mengurangi beban limbah yang dikirim ke tempat pengolahan akhir.
Sedangkan pada pengelolaan sampah organik, PT Kalla Inti Karsa juga berhasil mengolah sekitar 11,3 ton sampah organik menjadi 120 kilogram kompos sepanjang tahun 2025. Kompos yang dihasilkan ini, dimanfaatkan untuk mendukung pemeliharaan ruang terbuka hijau di kawasan properti yang dikelola perusahaan. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya PT Kalla Inti Karsa dalam menerapkan prinsip ekonomi sirkular, serta mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Sementara dari sisi bisnis, implementasi prinsip ESG turut berjalan seiring dengan pertumbuhan kinerja perusahaan, dimana tingkat okupansi Mal Ratu Indah tercatat mencapai 98,28 persen, sementara Nipah Park mencapai 91,52 persen.
“Capaian tersebut, menunjukkan bahwa penerapan konsep properti berkelanjutan tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing dan kepercayaan pelaku usaha terhadap ekosistem bisnis yang dikelola perusahaan,” kata Ricky.
ME and Greenship Specialist PT Kalla Inti Karsa, Daud Rianto, mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi keberlanjutan yang dijalankan telah memberikan hasil yang nyata.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat implementasi ESG melalui berbagai inovasi yang mendukung efisiensi operasional, pelestarian lingkungan, serta penciptaan manfaat yang lebih luas bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Daud.
Melalui berbagai pencapaian tersebut, kata Daud, PT Kalla Inti Karsa akan terus memperkuat langkah menuju visinya sebagai perusahaan properti komersial ramah lingkungan terbaik di Indonesia Timur.
“Dengan roadmap ESG yang terstruktur dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis dapat terus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Daud.
Comment