MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Eksistensi pasar modal di Sulawesi Selatan (Sulsel) makin tinggi diminati.
Hal tersebut, diutarakan langsung Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Mochamad Muchlasin, saat Media Briefing, di Ruang Papua-Learning Centre, Lt 2, Kantor OJK Sulselbar, Jl Sultan Hasanuddin, Senin (9/3/2026).
Muchlasin, mengungkapkan minat masyarakat akan pasar modal makin tinggi. Hal ini terlihat dari pertumbuhan jumlah investor yang terus meningkat, dimana jumlah investor/Single Investor Identification (SID) tumbuh sebesar 31,23 persen atau mencapai 525.596 SID pada posisi Desember 2025 secara year on year (yoy).
“Pertumbuhan SID tertinggi berada pada portofolio saham yang tumbuh sebesar 40,46 persen dengan akumulasi transaksi saham sampai dengan Desember 2025 (ytd) sebesar Rp41,87 triliun,” kata Muchlasin.
Melihat geliat animo ini, kata Muchlasin, OJK bersama pemerintah berkomitmen untuk terus mempercepat reformasi pasar modal Indonesia secara menyeluruh, guna memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjaga kepercayaan investor.
“Hal ini penting sebagai upaya mengakselerasi pasar modal di Sulsel,” kata Muchlasin.
Redaktur : Marwiah Syam Butterflyrock
Fotografer : Muhammad Trisusanto
Comment