MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) mencatat kinerja Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada tahun 2025 tumbuh positif.
Kepala OJK Sulselbar, Mochamad Muchlasin, mengungkapkan, pertumbuhan IKNB ini tercermin dari penyaluran pembiayaan pada perusahaan pembiayaan yang berhasil tumbuh sebesar 0,14 persen.
“Begitu pun modal ventura yang juga dicatatkan tumbuh sebesar 7,97 persen. Serta Fintech Peer-to-Peer (P2P) lending yang juga berhasil tumbuh sebesar 34,56 persen,” kata Muchlasin, saat Media Briefing, di Ruang Papua-Learning Centre, Lt 2, Kantor OJK Sulselbar, Jl Sultan Hasanuddin, Senin (9/3/2026).
Tak hanya itu, kata Muchlasin, total aset dana pensiun juga dicatatkan tumbuh sebesar 8,28 persen. Begitu pun, total penjaminan lembaga penjaminan yang juga dicatatkan tumbuh sebesar 36,64 persen. Hanya total premi dan klaim asuransi yang terkontraksi, dimana masing-masing sebesar -8,10 persen dan -16,82 persen.
“Namun secara keseluruhan, dinamika kinerja IKNB menunjukkan bahwa sektor keuangan di Sulawesi Selatan tetap berada pada jalur pertumbuhan yang positif dan adaptif,” kata Muchlasin.
Redaktur : Marwiah Syam Butterflyrock
Fotografer : Muhammad Trisusanto
Comment