Alhamdulillah, Biaya Haji 2025 Turun

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat biaya haji tahun 2025 yang dibebankan ke jamaah, turun menjadi Rp55,4 juta dari usulan awal pemerintah sebesar Rp65 juta.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi VII DPR RI bidang Agama, Marwan Dasopang saat rapat dengan Kementerian Agama, beberapa waktu lalu, seperti dilansir dari beberapa sumber.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Indonesia, Hilman Latief, mengungkapkan, ada sejumlah alasan hingga biaya haji diturunkan.

Pertama, pada 2024, Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia berhasil melakukan banyak efisiensi hasil dari proses negosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi. Efisiensi ini berhasil dilakukan terhadap berbagai komponen, baik akomodasi (hotel), konsumsi, maupun biaya layanan di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna).

“Total efisiensi ini mencapai Rp600 miliar,” kata Hilman, seperti dilansir dari siaran pers kemenag Indonesia, Kamis (9/1/2025).

Alasan kedua, ⁠dalam Panja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), usulan awal Kemenag Indonesia dibahas kembali dengan mendasarkan pada realisasi anggaran penyelenggaraan haji 2024. “Seperti saya sampaikan, efisiensinya cukup signifikan karena keberhasilan dalam proses negosiasi,” ujarnya.

Alasan ketiga, lanjut Hilman, penurunan biaya haji tahun ini karena ada pembeliaan sejumlah alat kebutuhan jemaah yang sudah difokuskan pada 2024. Sehingga tahun 2025 ini belum perlu membeli lagi.

“Kita optimalkan alat yang ada saat ini, seperti mesin pembaca dokumen travel, alat pendataan bio visa, dan lainnya. Alhamdulillah ini bisa menurunkan biaya haji,” kata Hilman.

Sekedar informasi, Indonesia tahun 2025 ini mendapat 221.000 kuota jemaah haji. Jumlah ini terdiri atas 201.063 jemaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 lainnya, adalah pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 17.680 jemaah haji khusus.

 

 

Comment