UP Ajak Mahasiswanya Beri Solusi di Industri Migas

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama setahun terakhir telah menggerus bisnis di berbagai sektor. Tidak terkecuali sektor energi, khususnya minyak dan gas bumi (migas).

Dengan tantangan sektor migas itu, sebagai perguruan tinggi yang fokus pada pengembangan bisnis dan teknologi energi, Universitas Pertamina (UP) melakukan langkah jitu untuk mempersiapkan mahasiswa ke dunia kerja. Salah satunya, dengan mengajak dan membiasakan mahasiswanya mencari solusi bagi permasalahan nyata yang terjadi di industri migas saat ini.

Hal itu pun dibuktikan mahasiswa Universitas Pertamina dengan menyabet Juara 1 dalam kategori Plan of Development Competition (POD)_ di ajang Oil and Gas Intellectual Parade (OGIP) yang diselenggarakan oleh UPN Veteran Yogyakarta. Tim yang beranggotakan Tunggul Mirza, Garnis Handayani, Dandy Karunia, Rendy Maylana, dan Reonaldy Gosal tersebut, mampu memberikan solusi bagi ketidakpastian bisnis migas.

Reonaldy Gosal, selaku ketua tim, mengatakan, mereka membuat laporan perencanaan pengembangan lapangan migas, mulai dari analisis kondisi geologi dan potensi migas, menyusun desain pemboran dan desain operasi lapangan, serta analisis nilai keekonomian dan komersialisasi.

“Ide dan gagasan tim adalah membuat perencanaan pengembangan lapangan migas dengan skema bisnis yang inovatif, menghasilkan ketidakpastian yang rendah, dan profit yang tinggi,” katanya, melalui siaran pers Universitas Pertamina, Kamis (8/4/2021).

Tunggul Mirza, salah satu anggota tim, mengungkapkan, tim melakukan analisa pada lapangan migas yang terletak di Kabupaten Kampar, Riau. Lokasi ini memiliki total cadangan 27 juta barel minyak.

“Inovasi yang kami buat adalah dengan mengembangkan skenario 10 sumur pemboran. Tujuh diantaranya merupakan sumur produksi dan tiga lainnya merupakan sumur injeksi. Dengan durasi produksi minyak selama 22 tahun, kami bisa memproduksi minyak hingga 3.500 barel perhari,” katanya.

 

Comment