GOWA, BERITAPEDOMAN.com – Pertamina kembali salurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak ekonomi pandemi Covid-19. Kali ini, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII menyalurkan bantuan bagi pekerja harian dan masyarakat di Kelurahan Romangpolong, Kabupaten Gowa.
Adapun bantuan yang diberikan Pertamina berupa sembako yang terdiri dari beras, mie instan dan minyak goreng, masker dan hand sanitizer yang dapat digunakan untuk pencegahan dari paparan Covid-19.
Pemberian bantuan ini diberikan bertahap pada Rabu (15/4/2020) hingga Jumat (17/4/2020) pekan lalu. Pada penyaluran bantuan tersebut, Pertamina juga menggandeng Satuan Tugas (Satgas) Insan Cita yang dibentuk oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya dalam penyaluran bantuannya.
Unit Manager Communication and CSR MOR VII, Hatim Ilwan, mengatakan, banyak sekali masyarakat yang harus berjuang lebih ekstra untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari akibat Covid-19.
“Salah satu mereka yang terdampak akibat terbatasnya ruang gerak selama Covid-19 adalah pekerja harian,” ungkapnya melalui rilisnya, Rabu (22/4/2020).
Akibat pandemi Covid-19, kata Hatim, para pekerja harian ini tak sedikit yang penghasilannya berkurang drastis dan ada juga yang bahkan tidak ada pemasukan sama sekali, seperti buruh bangunan atau pekerja harian lainnya.
“Karena itu, Pertamina dengan kemampuan dan kapasitas yang dimilikinya, tetap berupaya memberikan manfaat yang optimal bagi mereka yang saat ini harus berjuang lebih ekstra lagi di tengah berjangkitnya wabah pandemi Covid-19. Kami berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir dengan tetap mengedepankan dan menjaga rasa saling tolong menolong kita terhadap sesama,” katanya.
Sekedar diketahui, sebelumnya, Pertamina juga telah memberikan bantuan bagi 100 kepala keluarga kurang mampu yang ada di Kelurahan Pattingalloang Kota Makassar.
Tak hanya itu, Pertamina bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) juga telah memberikan bantuan sebanyak 2.300 paket sembako dan 150 Alat Pelindung Diri (APD) kepada masyarakat melalui Gubernur Sulawesi Selatan.
Editor : Marwiah Syam
Comment