BERITAPEDOMAN.com – Dalam pertemanan, sikap dan kepribadian menjadi salah satu hal penting.
Dilansir dari Tabloidbintang.com, Rabu (11/3/2020), disebutkan dalam studi UCLA, bahwa ternyata karakteristik yang membuat seseorang lebih disukai, bukan karakter suka berteman, pintar atau menarik. Tapi sikap ikhlas, transparan dan pengertian membuat orang menjadi lebih disukai.
Lantas perilaku apa sih yang mesti dihindari agar kita menjadi lebih disukai banyak orang? Simak berikut ya!
Humble bragging
Pernah dengar istilah merendah untuk meninggi? Salah satu contohnya, ketika seseorang sengaja meledek dirinya sendiri karena berdiet, yang sebenarnya ingin menunjukkan kepada Anda betapa sehat gaya hidupnya itu.
Contoh lainnya, rekan kerja sengaja mengeluh gemuk padahal berat badannya masih dalam kategori wajar.
Untuk itu, jangan lakukan ini, kecuali Anda ingin membuat orang lain muak.
Selalu mengecek ponsel
Tidak ada yang lebih membosankan jika bertemu atau nongkrong dengan seseorang yang terus-terusan melihat telepon genggam mereka saat berbicara dengan Anda.
Perilaku ini menandakan tidak respect atau commit dengan lawan bicara.
Dibajak emosi sendiri
Sikap ini menunjukkan intelegensi emosional Anda. Jika Anda sering merasa gusar dan tidak stabil, orang mulai merasa tidak nyaman dan ragu untuk dekat dengan Anda.
Sebesar apapun kesalahan yang dibuat orang lain terhadap Anda, marah besar bisa menimbulkan reaksi negatif terhadap Anda.
Close-minded
Tidak ada orang yang senang mengobrol dengan orang yang sudah punya opini sendiri dan tidak mau mendengarkan opini orang lain. Rasanya pasti melelahkan dan sia-sia. Cobalah untuk melihat dari kacamata orang lain.
Tidak bertanya
Anda pasti bosan berbicara dengan orang yang terus-terusan membicarakan tentang dirinya sendiri dan tidak bertanya tentang Anda.
Peduli, penasaran dengan orang lain dan empati justru membuat Anda lebih disukai.
Terlalu serius
Seimbangkan antara pekerjaan dan waktu bermain Anda. Serius bekerja tapi tetap ramah membuat Anda lebih disukai. Karena itu, fokus terhadap interaksi dengan rekan kerja sangat penting.
Gosip
Anda bisa terlihat ‘menakutkan’ dan negatif justru karena sering menyebar gosip. Tak hanya itu, orang lain juga akan merasa mungkin Anda akan melakukan hal yang sama terhadap mereka.
Terlalu banyak sharing
Berbagi cerita memang baik dilakukan untuk membuat lawan bicara merasa dihargai dan menunjukkan kalau Anda orang yang terbuka.
Tapi, berhati-hatilah menyebarkan informasi tentang diri Anda. Sebaiknya itu dilakukan dengan tidak terlalu cepat atau dalam jumlah banyak. Perhatikan apa yang Anda bagikan, termasuk tentang kesulitan-kesulitan yang sedang Anda hadapi.
Editor : Marwiah Syam
Comment