BERITAPEDOMAN.com – industri maskapai penerbangan pada 2020 ini diproyeksi akan merugi hingga 113 miliar dolar AS atau senilai lebih dari 1.500 triliun rupiah dikarenakan virus corona.
Seperti dilansir dari beberapa sumber, Rabu (11/3/2020), disebutkan wabah virus corona kini telah menjangkit lebih dari 108.000 orang di seluruh dunia.
Hal itu menyebabkan industri pariwisata dan penerbangan lumpuh dikarenakan berkurangnya mobilitas manusia demi mencegah makin merebaknya virus corona.
Bahkan, Banyak perusahaan menutup lokasi tamasya, membatalkan penerbangan dan merumahkan sementara para pekerjanya, guna mengurangi biaya operasional yang dapat menyebabkan kerugian.
Salah satunya, maskapai penerbangan Air Asia X yang sebenarnya telah sulit meraup keuntungan sejak lama, namun dengan adanya virus corona ini semakin memperburuk laporan keuangan tahunannya.
Alhasil, Air Asia X membuat promo gebrakan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yakni cukup dengan membayar 499 ringgit atau 119.09 dolar AS, sudah dapat terbang sepuasnya selama setahun ke Australia, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan India.
Tak hanya itu, pemerintah Indonesia juga telah berusaha untuk menstimulus industri pariwisata dengan memberikan diskon hingga 50 persen untuk tiket pesawat.
Diskon ini ditujukan khusus bagi 10 destinasi wisata dalam negeri, yaitu Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pinang dan Tanjung Pandan. Diskon tersebut berlaku hingga Mei 2020 nanti.
Editor : Marwiah Syam
Comment