Harga Gula Pasir dan Bawang Putih Meroket, Disperindag Sulsel Akan Segera Lakukan Stabilisasi Harga

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Dinas Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulsel akan segera lakukan stabilisasi harga gula pasir dan bawang putih yang meroket di pasaran.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil pantau Tim Pemantau Harga Dinas Perdagangan Sulsel, terjadi kenaikan harga gula pasir dan bawang putih yang signifikan di pasar-pasar tradisional. Saat ini sendiri, Bulog sebagai perpanjangan tangan pemerintah memiliki ketersediaan gula pasir sebanyak 16 ton, sedangkan bawang putih belum ada sama sekali.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulsel, Hadi Basalamah, mengungkapkan, rapat tersebut bertujuan untuk mencari solusi penanganan stabilisasi, khususnya gula pasir dan bawang putih.

“Ini kan konteks nasional, tapi kita ingin menjadikan Sulsel ini terbaik. Kalau Sulsel stabil, maka aman di daerah lain,” katanya saat Rapat Koordinasi Antisipasi Kenaikan Harga Gula Pasir dan Bawang Putih, di Ruang Rapat Kantor Dinas Perdagangan Sulsel, Jl Manunggal, Senin (10/2/2020).

Hadi Basalamah juga menjelaskan, untuk penanganan stabilisasi harga di pasaran, akan dilakukan operasi pasar.

“Sebagai penanggung jawab akan dilakukan oleh Dinas Perindag Kota Makassar. Sedangkan untuk kabupaten kota, khususnya Bulukumba, Parepare, Palopo dan Bone, akan dibantu fasilitasi,” lanjutnya.

Terkait dengan strategi jangka panjang yang dilakukan dalam mengatasi terbatasnya ketersediaan gula pasir dan bawang putih, kata Hadi, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan kementerian dan produsen untuk memprioritaskan importasi.

“Kita berharap ada importir bawang putih yang bisa kita rekomendasikan di Sulawesi Selatan. Kalau gula kan sudah banyak,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment