Ombudsman Investigasi Kasus Shutdown Dukcapil Makassar

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Ombudsman Kota Makassar akan memulai investigasi mendalam mengenai terjadinya shutdown terhadap Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) beberapa waktu lalu di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar.

Ketua Komisioner Ombudsman Kota Makassar, Andi Ihwan Patiroy, mengungkapkan, hasil investigasi yang didapatkan nantinya, akan ditindaklanjuti dengan surat rekomendasi ke PJ Walikota Makassar untuk mengambil tindakan jika ada oknum pegawai yang dianggap lalai melaksanakan tanggungjawab yang diberikan.

“Kami banyak mendapat keluhan dari warga terkait masalah ini. Makanya kami akan segera melakukan langkah-langkah strategis untuk mengumpulkan data dilapangan. Sejumlah data awal memang telah kita miliki, termasuk informasi keberadaan surat dari Ditjen Dukcapil Kemendagri yang sudah ada sejak oktober 2018 lalu. Surat itukan sudah sangat lama, kenapa itu tidak direspon atau tidak laporkan ke Walikota Makassar. Artinya inikan ada persoalan komunikasi yang tidak jalan. Ini yang akan kita telusuri, mulai dari staf yang menerima surat tersebut, hingga ditemukan titik kritisnya, apakah itu di bagian umum yang menerima surat, di pimpinan Dukcapilnya kah, atau di BKPSDM nya. Itu nanti pasti akan kelihatan,” ujarnya usai menemui Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, di Kantor Pemerintah Kota Makassar, Jl Balaikota Makassar, Rabu (22/1/2020).

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Ditjen Dukcapil Kemendagri sempat memutus sementara jaringan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang menyebabkan terhentinya pelayanan kependudukan bagi warga kota Makassar.

Sementara itu, Pj Walikota Makassar, Iqbal Suaheb memberikan respon saat dikonfirmasi terkait rencana investigasi yang akan dilakukan Ombudsman Kota Makassar.

“Tentu saja kita mengapresiasi dan mendukung upaya ombudsman. Shutdown itu tidak perlu terjadi andainya setiap informasi yang bersifat penting selalu disampaikan dengan cepat ke kami. Surat seperti Itukan mestinya sudah menjadi protap untuk segera direspon, apalagi berpotensi menyebabkan kerugian yang besar kepada warga kita. Mudah-mudahan investigasi ini memberi titik terang ke kita semua,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment