UNICEF Sebut Dampak Buangan Gas Oktan Rendah Turunkan IQ Anak

BERITAPEDOMAN.com – Hingga kini risiko buangan gas oktan rendah masih kerap tak diindahkan masyarakat kebanyakan, khususnya masyarakat yang mengira tingkat polusi di kotanya masih rendah.

Padahal, bahaya fatal yang ditimbulkannya tak hanya mencakup lingkungan dan merusak kesehatan orang dewasa saja, tapi juga menurunkan IQ anak.

Bahkan, United Nations Children’s Fund (UNICEF) juga membenarkan hal tersebut dan menyebut dampak buangan gas oktan rendah berpotensi menurunkan IQ anak, khususnya anak dalam masa perkembangan.

Pernyataan ini sendiri, dilansir dari data Badan PBB untuk masalah anak-anak atau United Nations Children’s Fund (UNICEF), yang mengungkapkan sebagian besar penelitian ilmiah yang telah dilakukan UNICEF menunjukkan adanya potensi risiko dan bahayanya polusi udara.

Dalam penelitian tersebut, juga disebutkan polusi beracun dari buangan gas oktan rendah ini selain sangat mempengaruhi perkembangan otak anak, yang meliputi kemampuan ingatan, linguistik, dan motorik anak.

Juga membuat partikel yang sangat halus dalam polusi udara dapat merusak Sawar Darah Otak (SDO).

SDO ini sendiri, merupakan partikel yang sangat halus yang melindungi otak dari zat beracun.

Jika polusi udara terus dibiarkan, maka dipastikan semakin banyak anak yang menjadi korban nantinya. Dalam artian, jika tidak ditanggulangi secara cepat krisis global ini, tentunya dampak buruk di masa mendatang pastinya sangat tinggi.

Penulis/Editor : Marwiah Syam

Comment