Instagram Akan Hapus Akun Pelanggar Aturan

Beritapedoman.com – Instagram mengeluarkan kebijakan baru bagi pengguna.

Aplikasi berbagi video ini akan menghapus akun-akun yang selama ini sering melakukan pelanggaran di platform berbagi foto dan video tersebut.

Dilansir Telset.id dari Ubergizmo, pada Sabtu (20/7/2019), disebutkan Instagram akan menghapus akun yang memiliki sejumlah pelanggaran dalam presentase dalam jangka waktu tertentu.

Kebijakan ini hadir demi menegakan peraturan konten dan mengajak pengguna, agar lebih bertanggungjawab atas apa yang mereka posting di akun mereka.

Pihak perusahaan sendiri, tidak akan langsung menghapus akun, terlebih dahulu Pemilik akun akan mendapat pemberitahuan jika akun miliknya dinilai akan segera dinonaktifkan jika terus melanggar peraturan.

Selain itu, perusahaan juga memberi kesempatan pengguna untuk melakukan banding. Untuk saat ini pengajuan banding berhak dilakukan bagi mereka yang diblokir karena melanggar peraturan terkait pornografi, ujaran kebencian, pelecehan, penjualan narkoba dan kebijakan anti-terorisme.

Jika banding diterima, Instagram akan mengembalikan akun mereka dan menghapus pelanggaran dari catatan akun.

Perusahaan juga terus berupaya mengajak pengguna agar lebih bijak menggunakan sosial media.

Sebelumnya, Instagram juga telah menggunakan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mengurangi komentar negatif dan penuh intimidasi.

Cyberbullying memang menjadi masalah yang sering ditemui di media sosial, termasuk Instagram.

Bentuknya berupa adu komentar yang membuat pengguna lain tertekan dan terintimidasi.

Lewat teknologi AI, mereka akan memberi tahu para penggunanya ketika komentar yang mereka kirimkan cenderung negatif dan tidak pantas untuk diposting atau tidak.

Diharapkan dengan adanya teknologi ini, warganet Instagram bisa berpikir kembali sebelum mereka mengunggah komentar.

Selain itu, Instagram juga dikabarkan sedang menguji fitur bernama Restrict. Fitur ini mampu menghindarkan pengguna dari komentar negatif yang diberikan warganet.

Pengguna juga dapat memutuskan untuk membuat komentar yang dapat terlihat oleh publik atau tidak.

Editor : Marwiah Syam

Comment