Beritapedoman.com – Setya Novanto alias Setnov kini harus mendekam diisolasi di Lapas Gunung Sindur, alias tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar selama sebulan.
Hal ini disebabkan karena ulah pelanggaran Setnov dengan melakukan plesiran berbelanja di toko furniture, dan kabur dari petugas yang mengawalnya selama berobat.
Seperti dilansir dari beberapa sumber, informasi sementara dari pihak Kanwil menyebut untuk sementara satu bulan ini Setya Novanto tidak bisa dikunjungi.
Kabag Humas Dirjen Pas Kemenkumham, Ade Kusmanto, mengatakan, saat ini Setnov menghuni sel seorang diri dan tidak dicampur dengan tahanan lain.
“Dia sendiri. Di situ kan one man one cell. Hanya saja, kalau lapas super maximum itu satu narapidana dijaga lima petugas. Kalau yang maksimum, satu narapidana dijaga tiga orang petugas,” ucap Ade di kantornya, seperti dilansir dari Merdeka.com, Selasa (18/6/2019).
Dia juga menegaskan, Setnov juga diisolasi dan tidak boleh bertemu dengan pihak manapun selama satu bulan.
“Sementara ini diisolasi, tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar. Menurut informasi sementara dari pihak Kanwil, sementara satu bulan itu tidak bisa dikunjungi,” jelas Ade.
Terkait kasus Setnov, pihaknya juga terus mendalami alasan mantan ketum Golkar itu pergi ke toko bangunan.
“Itu sedang kita dalami. Kegiatan apa yang dilakukan Pak Setnov di sela-sela izin berobatnya bisa berada di toko bangunan tersebut. Tujuannya apa, bertemu dengan siapa, maksud tujuannya apa, sedang kita dalami,” ungkap Ade.
Editor : Marwiah Syam
Comment