Masa Ricuh 22 Mei, Kominfo Catat 30 Hoax Tersebar di 1.932 Laman

Beritapedoman.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat 30 berita bohong (Hoax) tersebar melalui 1.932 laman (URL) selama kericuhan terjadi di beberapa ruas jalan Jakarta pada 21-22 Mei 2019.

Informasi tersebut, disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, saat jumpa pers di Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, di Jakarta, seperti dilansir dari Antara News, Minggu (26/5/2019).

Semuel mengungkapkan, puluhan hoaks itu disebar lewat 450 akun media sosial Facebook, 151 akun Instagram, 784 Twitter, dan satu web LinkedIn.

“Detail isi hoaks dapat dilihat di laman resmi Kominfo,” katanya.

Semuel juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera menghapus konten berita bohong di akun media sosialnya.

“Masyarakat yang sekarang menyebar hoax, agar diturunkan karena penegakan hukum akan dijalankan,” katanya.

Sekedar diketahui, pemerintah membatasi akses media sosial dan aplikasi pengirim pesan pada 22 Mei, pukul 13.00 WIB, dikarenakan kericuhan yang terjadi di beberapa lokasi di Jakarta.

Pembatasan ini dilakukan guna mengendalikan serta mengantisipasi konten terindikasi hoaks dan ujaran kebencian yang disebar melalui dunia maya.

Pembatasan ini resmi dicabut pada Sabtu kemarin dan masyarakat pun dapat kembali mengakses media sosial dan aplikasi pengirim pesan dengan lancar sejak sekitar pukul 13.30 WIB.

Editor : Marwiah Syam

Comment