MAMUJU, Beritapedoman.com – PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Cabang Mamuju kembali menggelar kegiatan akad massal yang dilangsungkan di Sapo Kopi, Benteng Tobadak, Mamuju Tengah.
Dalam kegiatan akad massal ini, sebanyak 40 debitur BNI melakukan penandatanganan secara massal sebagai tanda bukti kepemilikan rumah subsidi.
Vice President Consumer Banking BNI Kantor Wilayah Makassar, Hadi Santoso, menyampaikan, kegiatan akad massal ini sebagai dukungan program sejuta rumah yang telah dicanangkan pemerintah.
Manfaat yang diperoleh debitur yang mengambil rumah subsidi melalui BNI, yakni pembiayaan BNI menggunakan skim kredit yang Uang Muka (DP) dan bunganya sudah disubsidi.
Selain itu, BNI juga memberikan layanan yang mudah kepada calon debitur, dimana dalam akad massal, pengembang (developer) bersama BNI selaku pembiaya dan Notaris, hadir semua dalam satu tempat, sehingga prosesnya langsung berjalan di tempat.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah subsidi agar melalui BNI, prosesnya mudah dan murah, BNI juga menjamin developer yang bekerjasama sudah memenuhi standar ketentuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), dalam hal ini sudah memiliki standar kualifikasi, baik kualifikasi bangunan maupun kualifikasi administrasi dan dokumen,” katanya melalui rilisnya, Jumat (24/5/2019).
Pemimpin Cabang BNI Mamuju, Andi Ahsan Nur, didampingi Pemimpin BNI KCP Topoyo, Imran Djamal, mengungkapkan, pada 2019 ini BNI telah mengadakan dua kali acara akad massal, yakni di Kota Mamuju dan saat ini di Mamuju Tengah.
“Animo masyarakat untuk memiliki Rumah Subsidi juga sangat besar, untuk itu BNI Mamuju siap memberikan fasilitas kredit kepemilikan rumah dengan mudah dan murah sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Kegiatan Akad Massal ini, juga dirangkaikan kegiatan amaliyah Ramadhan, yakni memberikan donasi sarana Rumah Ibadah pada satu masjid di area BNI Topoyo, dilanjutkan acara buka puasa bersama jajaran manajemen BNI dengan para debitur dan masyarakat yang hadir pada kegiatan tersebut.
Editor : Marwiah Syam
Comment