Beritapedoman.com – Tahukah guys tingkat stres pada pekerjaan di dunia berbeda-beda loh. Namun, tahukah guys, ada lima pekerjaan di dunia yang tingkat stresnya paling tinggi.
Dilansir dari CNN Indonesia, dicatatkan hasil sebuah survei dari Career Cast dalam analisa di para pekerja lebih dari 200 jenis pekerjaan, disebutkan lima jenis pekerjaan ini yang paling tinggi tingkat stresnya.
1)Tentara.
Tentara disebut, merupakan pekerjaan paling stres di dunia pada 2018 lalu. Tekanan yang tinggi di medan perang hingga tanggung jawab yang besar membuat para militer mudah sekali mengalami stres.
Tak cuma penempatan yang jauh dan risiko menghadapi perang, tentara juga bekerja jauh dari keluarga. Risiko pekerjaan yang sangat tinggi juga jadi faktor stres. Data dari Statistik juga menunjukkan skor stres militer mencapai 72,47, tertinggi di dunia.
2)Pemadam kebakaran.
Bekerja mengalahkan api membuat para pemadam kebakaran juga rawan stres. Apalagi, mereka mesti bertarung cepat memadamkan api sebelum si jago merah itu memakan korban lebih banyak lagi.
Risiko pekerjaan yang tinggi ini, juga membuat pemadam kebakaran rentan stres. Skor stres pemadam kebakaran mencapai 73,43, sedikit di bawah militer.
3)Pilot.
Bepergian ke mana-mana tak lantas membuat pilot bebas dari stres. Ratusan nyawa penumpang ada di tangan pilot. Kesalahan sedikit saja dapat berakibat fatal saat menerbangkan pesawat.
Inilah alasan kenapa pekerjaan pilot jadi pekerjaan yang paling stres. Skor stres pilot mencapai 61,07.
4)Polisi.
Memburu kriminal hingga mengurusi lalu lintas membuat polisi mesti berjaga saat menjalankan tugas. Siaga dan siap sedia harus jadi pegangan para polisi.
Tuntutan pekerjaan ini membuat polisi jadi salah satu pekerjaan yang paling stres di dunia. Skor stres polisi mencapai 51,97.
5)Wartawan.
Bekerja sebagai jurnalis terutama penyiar televisi juga rawan stres. Penyiar dituntut tampil sempurna dalam mengabarkan informasi. Tingkat stres pekerjaan ini mencapai 51,63. Serupa dengan jurnalis media cetak dan online yang tingkat stresnya mencapai 49,9.
Editor : Marwiah Syam
Comment