MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com Sebagai upaya mendukung program swasembada pangan yang dicetuskan pemerintah, Perum Bulog Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) terus memaksimalkan penyerapan gabah di para petani.
Kepala Bulog Sulselbar, Fahrurozi, mengungkapkan, penyerapan gabah di petani terus dimaksimalkan sebagai realisasi dari tugas yang diberikan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan.
“Hingga akhir Mei 2025 ini, kami telah berhasil merealisasikan penyerapan gabah dengan presentase 520,2 persen atau sebesar 727.313 ton, dimana pada tahun 2025 ini kami targetkan sebesar 139.825 ton. Angka ini sudah melampaui target. Namun, kami terus memaksimalkan untuk menambah realisasi penyerapan hingga akhir tahun,” katanya, kepada Berita Pedoman, saat disambangi di kantor Perum Bulog Sulselbar, Jl A. Pettarani, Selasa (3/6/2025).
Adapun wilayah sentra yang memberikan kontribusi besar pada penyerapan gabah di Sulawesi Selatan (Sulsel) kata Fahrurozi, yakni Kabupaten Bone dengan kontribusi sebesar 214.466 ton. Disusul Kabupaten Pinrang sebesar 154.100 ton, Kabupaten Sidrap sebesar 146.249 ton, Kabupaten Wajo sebesar 145.603 ton, dan Kabupaten Soppeng sebesar 76.170 ton. Diikuti daerah-daerah lainnya.
“Lima wilayah ini adalah terbesar memberikan kontribusi penyerapan gabah di Sulsel. Insya allah dengan dukungan 51 kompleks gudang dan 204 unit dan total kapasitas 408.300 ton, kami optimis mampu merealisasikan penyerapan gabah secara maksimal,” katanya.
Comment