Beritapedoman.com – Kapten Barcelona, Lionel Messi meraih penghargaan mendapat sepatu emas keenam Eropa sepanjang kariernya.
Hanya saja, pemain berjuluk La Pulga itu ternyata malah tidak sumringah atau tidak terlalu bahagia dengan penghargaan yang diraihnya kali ini, dikarenakan dia masih kecewa perihal Barca gagal juara Liga Champions usai disingkirkan Liverpool dengan agregat 3-4 di semifinal.
“Saya tidak memikirkan sepatu emas. Saya tidak memikirkan penghargaan ini di kepala. Kami masih sakit hati setelah kekalahan Liverpool, terutama saya. Jadi, saya tidak memikirkan penghargaan individu,” kata Messi dikutip Marca dan Bolalob, Minggu (26/5/2019).
Bagi Messi, titel sepatu emas Eropa merupakan keenam kalinya didapat setelah sebelumnya 2010, 2012, 2013, 2017 dan 2018.
Kapten tim nasional Argantina itu menjadi pemain tertua kedua yang memenangkan penghargaan tersebut dengan usia 31 tahun, 11 bulan, dan 25 hari. Sementara, Hugo Sanchez sebulan dan sehari lebih tua darinya ketika menang edisi 1990.
Jika dilihat prestasi, secara Total Messi telah menggelontorkan 36 gol dari 34 pertandingan La Liga. Torehan tersebut, tiga kali lebih banyak dari pesaing terdekatnya, yakni winger Paris Saint-Germain (PSG) Kylian Mbappe.
Sebelumnya, Mbappe memiliki kans untuk melampaui Messi. Sayang, pemain 20 tahun itu hanya mampu mencetak satu gol saat Les Parisens tumbang 1-3 dari Stade de Raims pada pekan terakhir Ligue 1 di Stade Auguste Delaune II, Sabtu (25/5/2019) dini hari WIB kemarin.
Pemain tersubur ketiga lainnya, yakni bomber Sampdoria Fabio Quagliarella yang sudah mencetak 26 gol di Serie A.
Namun secara logika, mesin gol 36 tahun itu tidak akan mungkin melampaui Messi, meski masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Juventus di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (26/5/2019) malam WIB.
Editor : Marwiah Syam
Comment