MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Beautiful Malino 2023 kembali digelar setelah vakum selama 3 tahun karena pandemi Covid-19. Perhelatan tahun ini mengangkat tema “Happiness” yang artinya kebahagiaan.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, mengatakan, kegiatan, Beautiful Malino dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“40 persen masyarakat kita itu tinggal di Gowa tapi kerja di Makassar sehingga membelanjakan uangnya di Makassar. Oleh karena itu, kita harus menciptakan sebuah pemicu untuk menarik angka ini kembali ke Gowa. Nah, dengan hadirnya kembali Beautiful Malino ini di Gowa, maka akan mengembalikan masyarakat kita untuk membelanjakan uangnya di pagelaran ini,” ungkapnya, saat pembukaan Beautiful Malino, Jumat (14/7/2023).
Adnan, juga menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan Malino sebagai destinasi wisata unggulan. Hal itu terbukti dengan banyaknya investasi dan pembangunan pariwisata yang masuk di Tinggimoncong yang ditargetkan selesai tahun 2024 mendatang.
“Ada 5 destinasi wisata yang sekarang pembangunannya sudah berjalan dan insya Allah selesai tahun 2024 nanti, diantaranya yaitu Cimory Dairyland, Malino Green Hills, Malino Wonderland, Malino Hills dan Kampung Eropa. Ini cara Pemerintah Kabupaten Gowa menarik wisatawan sehingga ekonomi berputar dan kesejahteraan masyarakat semakin terwujud,” kata Adnan.
Olehnya itu, dirinya berharap melalui kegiatan Beautiful Malino yang telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2023 ini akan menjadi tambahan penghasilan bagi daerah yang berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Terimakasih atas kehadiran kita semua, semoga event ini kembali membangkitkan semangat kita setelah pandemi 3 tahun. Tema happines menjadi bukti kebahagiaan kita, bahkan event ini masuk dalam kalender nasional sehingga bukan lagi milik pemerintah kabupaten, tapi juga milik pemerintah provinsi dan pusat,” kata Adnan.
Sementara Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Moh Hasan, mengungkapkan, sangat mendukung dan mengapresiasi terselanggaranya kegiatan ini. Menurutnya, melalui event tersebut akan semakin membangkitkan pariwisata di Sulsel.
“Malino ini memiliki topografi dan keindahan alam ditambah fasilitas yang ada membuat kita patut berbangga, apalagi Beautiful Malino ini menjadi salah satu event di Sulsel yang berhasil masuk di KEN Kemenparekraf, sehingga dengan masuknya akan berdampak positif pada pariwisata Sulsel yang akan semakin dikenal di tingkat nasional,” katanya.
Hasan, juga menyatakan, dengan berbagai rangkaian kegiatan yang ada pada kegiatan Beautiful Malino dapat memperkenalkan Malino dan kekayaannya kepada wisatawan yang diharapkan dapat menarik wisatawan domestik dan mancanegara yang berdampak terhadap naiknya pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gowa itu sendiri.
Sementara, Direktur Musik, Film dan Animasi Kemenparekraf RI, Mohammad Amin, mengatakan sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Pasalnya, pemerintah pusat saat ini melakukan berbagai langkah pemulihan ekonomi dengan menciptakan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024, salah satunya melalui event ini.
“Dengan adanya kegiatan ini, Malino akan semakin dikenal bukan hanya di Indonesia tapi juga dunia,” katanya.
Sekadar diketahui, kegiatan ini akan berlangsung hingga Minggu 16 Juli mendatang, dengan berbagai kegiatan, diantaranya Music and Art Fest dimana tahun ini ada tiga musisi ternama Indonesia yang dihadirkan, yaitu Judika, Budi Doremi, dan Pusakata, juga ada Culinary Showcase and Bazaar, Fashion Carnaval, Lari Lintas Alam, Malino Trail Adventure, Summer Camp, dan Mountain Bike and Challenge.
Comment