Beritapedoman.com – Nabi Muhammad SAW diketahui merupakan sosok seorang entrepreneur atau wirausaha yang sukses. Banyak hal “Resep Sukses Berdagang” yang bisa dicontoh dari Rasulullah dalam bidang ini, seperti dilansir dari beberapa sumber terpercaya.
Sebagai Nabi, Rasullullah tentu saja ditugaskan untuk menyampaikan kebenaran kepada umat. Lantas cara apa yang dipilihnya?
Dalam melakukan segala hal, Nabi Muhammad SAW tak pernah mengandalkan mukjizatnya. Alih-Alih memperlihatkan mukjizat khas Nabi, semisal memerintah jin, membelah lautan, atau menghidupkan orang mati, Nabi Muhammad SAW malah menggelar dialog dengan umatnya. Tentu saja, cara ini dapat diikuti oleh ustadz-ustadz di kemudian hari.
Seperti dikutip dari buku “Muhammad sebagai Pedagang” karya Ippho Santosa dan Tim Khalifah terbitan Elex Media Komputindo yang mengungkapkan rahasia kesuksesan Nabi Muhammad SAW.
Dimana demi menjadi entrepreneur yang berhasil, Nabi Muhammad SAW selalu menjaga mutu, memelihara amanah, dan memegang janji. Ia tak mengandalkan mukjizat-mukjizat khas Nabi.
Begitu juga kala menjadi panglima perang. Nabi Muhammad SAW selalu berlatih, bersiasat, dan berjuang. Kemudian untuk menjadi kepala negara yang berhasil, Rasulullah SAW selalu berempati, bervisi, serta bersinergi, bukan mengandalkan mukjizat khas Nabi.
Jadi, Nabi Muhammad SAW memastikan seluruh pendekatannya tanpa terkecuali dengan sangat alami, sangat manusiawi, dapat diteruskan, dan dapat ditiru oleh segenap manusia.
Dan sesuai sabda Nabi Muhammad SAW “Setiap orang adalah pemimpin,” Itu artinya, Nabi Muhammad SAW menjadikan setiap orang sebagai teladan.
Editor : Marwiah Syam
Comment