MAKASSAR, Beritapedoman.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel memproyeksi ekonomi Sulsel akan meningkat pada triwulan II-2019 ini.
Proyeksi ini diindikasi karena adanya peningkatan kegiatan usaha pada triwulan ini, serta optimisme pelaku usaha ditunjang prediksi meningkatnya permintaan, pangsa pasar, dan penggunaan tenaga kerja.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sulsel, Bambang Kusmiarso, mengungkapkan, proyeksi ini tercermin dari optimisme prediksi Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha sebesar 15,2 persen, meningkat dibanding realisasi triwulan I-2019 yang hanya mencatatkan 11,2 persen.
“Hal ini didorong oleh sektor konstruksi dan konsumsi rumah tangga yang terakselerasi dari aktivitas masyarakat saat Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN), Ramadhan dan Idul Fitri yang jatuh pada Mei-Juni 2019. Selain itu, peningkatan pertumbuhan ini juga berasal dari lembaga nonprofit rumah tangga, karena adanya pesta demokrasi atau pilpres,” katanya di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Kamis (9/5/2019).
Peningkatan perekonomian Sulsel ini, kata Bambang, juga didukung karena adanya peningkatan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi pada April lalu yang menguat.
Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang tercatat 135,4, dimana indeks ini lebih meningkat dibanding sebelumnya yang hanya sebesar 126,1.
Peningkatan ini juga didorong oleh dua komponen pembentuknya, yakni Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang masing-masing 130,7 dan 140,2.
“Kedua komponen tersebut, masing-masing meningkat sebesar 11,2 poin dan 7,5 poin dari bulan sebelumnya, dimana peningkatan tersebut, ditopang oleh optimisme konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja pada masa mendatang,” katanya.
Editor : Marwiah Syam
Comment