Inklusi Keuangan di Kalangan Siswa Masih Kurang di Sulsel, OJK Gelar Workshop

MAKASSAR, Beritapedoman.com – Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dicatatkan baru 1.986 sekolah yang mengadakan program Simpanan Pelajar (Simpel) dari total 11.017 sekolah di Sulsel.

Dari data tersebut, juga mengindikasikan masih ada sekitar sembilan ribuan sekolah yang belum menjalankan program Simpel alias masih terdapat 1,4 juta siswa yang belum memiliki rekening tabungan Simpel.

Melihat inklusi yang masih kurang di kalangan pelajar tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi Maluku Papua (Sulampua) bekerjasama Asbisindo, TPAKD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar Workshop Akselerasi Kepemilikan Rekening Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) iB, di Hotel Singgasana, Jl Kajaolalido, Jumat (3/5/2019).

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Regional 6 Sulampua, Dani Surya Sinaga, mengungkapkan, kegiatan ini untuk lebih mendorong tingkat literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar.

“Hal ini perlu kita akselerasi, agar masyarakat luas juga dapat memahami produk-produk jasa keuangan dan memanfaatkannya. Begitu pun akselerasi inklusi di kalangan pelajar sangat penting dilakukan untuk membiasakan dan menanamkan budaya di para siswa untuk menabung sejak dini,” katanya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Muhammad Ansar, mengungkapkan, kolaborasi yang terjalin ini merupakan tindaklanjut yang sangat baik dalam rangka percepatan akses keuangan.

“Oleh karena itu, kami berharap stakeholder terkait terus bersama-sama mendorong program ini, agar budaya menabung tertanam dan seluruh siswa memiliki rekening tabungan Simpel,” katanya.

Editor : Marwiah Syam

Comment