Beritapedoman.com – Seekor Bayi lumba-lumba ditemukan terdampar di pantai Florida dengan perut berisi sampah plastik.
Bayi lumba-lumba tersebut, dalam keadaan sekarat dengan kondisi mengenaskan. Akhirnya, petugas yang menemukannya memberi suntikan mati, karena melihat kondisi lumba-lumba yang sudah sangat buruk.
“Kami memutuskan untuk menyuntik mati hewan tersebut di tempat,” kata Michelle Kerr, juru bicara Florida Fish and Wildlife Conservation Commission (FWC), seperti dilansir Nationalgeographic.co.id, Rabu (1/5/2019).
Menurut peneliti, saat ditemukan, bayi lumba-lumba ini berada dalam kondisi kesehatan yang sangat parah dengan tubuh yang sangat kurus.
Ia ditemukan terdampar di pantai Fort Myers pada 23 April lalu. Warga sekitar berusaha membantu bayi lumba-lumba yang sedang sekarat itu, tapi pihak berwenang memutuskan untuk menyuntik mati di pantai.
Hasil nekropsi mengungkapkan, lumba-lumba yang ditemukan tersebut, berjenis kelamin perempuan dan berusia satu tahun.
Nekropsi juga menunjukkan ada dua kantung plastik dan satu potong balon di dalam tubuhnya.
“Penemuan ini semakin menyoroti pentingnya mengurangi konsumsi plastik sekali pakai. Kita juga seharusnya menghindari menerbangkan balon ke sekitar lingkungan,” kata FWC.
Sekedar diketahui, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa polusi plastik di laut dunia sudah meningkat secara signifikan sejak 1990-an.
Laporan dari Enviromental Audit Commite pada Januari 2019 ini, juga menyatakan bahwa lautan Inggris sudah diperlakukan seperti selokan. Pasalnya, banyak sekali aliran plastik dan limbah yang tidak diolah dan akhirnya mencemari lautan.
Tidak heran jika banyak hewan laut yang akhirnya mati karena tersedak sampah. Miris ya.
Editor : Marwiah Syam
Comment