Pemprov Sulsel Akan Resmikan Ruang Isolasi RSUD Sayang Rakyat

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akan segera meresmikan ruang isolasi untuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat.

Gubernur Sulawesi Sulsel, Nurdin Abdullah, mengungkapkan, akan meresmikan ruang isolasi di RSUD Sayang Rakyat dalam waktu dekat.

“Kemungkinan Senin efektif sudah bisa kita gunakan dan untuk saat ini saya kira belum, karena masih ada beberapa ruang di rumah sakit yang masih kosong,” katanya beberapa waktu lalu.

Nurdin mengungkapkan, sebanyak 118 ruang isolasi di RSUD Sayang Rakyat bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk seluruh pasien.

“Kita berharap mudah-mudahan rumah sakit Sayang Rakyat dapat digunakan secara maksimal menangani pasien Covid-19, dan berharap akhir Mei ini betul-betul Covid-19 bisa kita tuntaskan, karena beberapa skenario sudah kita lakukan,” jelasnya.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan Pemprov Sulsel untuk menangani baik Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan pasien positif, kata Nurdin, yakni menyediakan fasilitas hotel yang dikemas melalui wisata 14 hari bagi pasien ODP dan PDP.

Adapun fasilitas untuk tenaga medis, baik perawat, dokter dan tenaga medis lainnya juga disediakan fasilitas hotel khusus sebagai tempat tinggal selama penanganan Covid-19 ini.

“ODP juga sudah kita lokalisir di sebuah tempat di hotel, mudah-mudahan dapat memutus rantai penularan,” bebernya.

Sekedar diketahui, ruangan isolasi yang disiapkan di RSUD Sayang Rakyat sebelumnya merupakan ruangan perawatan anak dan direnovasi menjadi ruang isolasi dengan anggaran sebesar Rp14 miliar. sedangkan untuk anggaran fasilitas atau alat kesehatan ditaksir mencapai Rp11 miliar. Jadi jumlah secara keseluruhan untuk ruang isolasi ini sebesar Rp25 miliar.

Ruang isolasi ini melingkupi tempat tidur, kamar mandi, fasilitas seperti TV, AC, WiFi, alat pembunuh kuman dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

Editor : Marwiah Syam

Comment