MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Banyak di antara kita masih mengeluhkan dan bertanya-tanya kenapa sih uji emisi kendaraan diperlukan? Apa sih manfaatnya?

Pertama-tama, kenapa uji emisi diperlukan? Uji emisi sendiri, diperlukan untuk mendeteksi kinerja mesin kendaraan, sekaligus mengetahui tingkat polusi atau pencemaran yang diakibatkan kendaraan.

Nah, dengan uji emisi tersebut, polusi yang diakibatkan gas buang kendaraan juga bisa dikurangi.
Lantas apa sih manfaatnya uji emisi kendaraan? Simak yuk seperti yang dirangkum Beritapedoman.com, dari berbagai sumber penelitian.
Adapun manfaatnya, diantaranya, tingkat efektivitas proses pembakaran bahan bakar pada mesin mobil dapat diketahui melalui analisis kandungan CO2 dan HC yang terdapat dalam gas buang.
Manfaat lainnya, uji emisi membantu pemilik kendaraan melakukan penyetelan campuran udara dan bahan bakar secara tepat.
Kinerja mesin mobil yang digunakan dapat diperoleh kepastiannya, apakah mesin mobil dalam kondisi baik dan dapat diandalkan atau tidak.
Selain itu, juga mengirit bahan bakar namun tenaga tetap optimal.
Poin lainnya, membuat lingkungan sehat dan udara jauh lebih bersih.
Manfaat lainnya, kerusakan pada bagian-bagian mesin mobil dapat diketahui.
Nah, jadi tidak salahnya jika uji emisi kendaraan, dan hal itu tidak membuang-buang waktu. Apalagi, dengan uji emisi kendaraan, dapat diketahui apakah mesin kendaraan bermasalah atau tidak.
Hal ini juga diperkuat oleh Kepala Mekanik Astra Alauddin Makassar, Hedarman, yang juga membenarkan hal itu.
Hedarman mengungkapkan, saat uji emisi kendaraan, ada sejumlah parameter yang keluar, seperti CO dan HC.
Seperti diketahui, CO dan HC merupakan gas buang yang bersifat racun bagi manusia dan menimbulkan berbagai macam penyakit dan berdampak buruk pada lingkungan.
Nah, jika tinggi CO pada kendaraan, maka itu berarti pembakaran kurang sempurna, akibat kurangnya udara dalam campuran dengan bahan bakar.
Sedangkan, jika HC tinggi, itu berarti bahan bakar yang tidak terbakar. Hal ini disebabkan pengapian buruk atau kompresi yang kurang bagus.
“Dengan uji emisi kendaraan, pemilik kendaraan bisa tahu apakah bahan bakar yang digunakannya boros atau tidak. Begitupun apakah kinerja mesin kendaraan bagus atau tidak, pengapian dan kompresi mesin bagus atau tidak,” katanya pada Beritapedoman.com, via WhatsApp, Minggu (18/8/2019).
Penulis/Editor : Marwiah Syam
Comment