BI : Harga Pangan di Sulsel Aman dan Terkendali 

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatatkan harga pangan di Sulsel di momen Ramadan tahun 2026 terpantau aman dan terkendali.

Kepala BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengungkapkan, walaupun beberapa komoditas, seperti daging sapi, telur ayam ras, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan minyak goreng, dicatatkan mengalami kenaikan harga. Namun, harganya masih aman dan terkendali.

Adapun harga komoditas beras, kata Rizki, juga dicatatkan masih relatif stabil sejalan dengan distribusi dari daerah pemasok yang masih terpantau lancar.

Sementara komoditas daging ayam ras, bawang merah, dan gula pasir, terpantau justru mengalami penurunan harga dibandingkan bulan sebelumnya.

“Kenaikan harga bahan pangan ini disebabkan oleh aktivitas pasar yang meningkat karena memasuki Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri. Namun harganya terpantau masih aman, karena dipengaruhi oleh faktor ketersediaan pasokan,” kata Rizki, saat Bincang Bareng Media (BBM), di House of Rewako, Jl Pasar Ikan, Jumat (20/2/2026).

Kestabilan harga pangan ini, kata Rizki, juga berkat kolaborasi dan sinergi yang terus dilakukan, seperti memasifkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan fokus utama pada komoditas utama penyumbang inflasi pada HBKN, seperti beras, aneka cabai, bawang merah, minyak goreng, telur ayam ras, dan gula pasir.

“Selain itu, kami juga selalu mengoptimalkan kerjasama antar daerah (KAD) untuk  komoditas utama penyumbang inflasi dengan memanfaatkan data neraca pangan dan prakiraan BMKG, dan menyiapkan buffer stock sebagai antisipasi gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem, serta menerbitkan Perbup terkait Cadangan Pangan untuk menjaga ketahanan pasokan,” kata Rizki.

Comment