MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Samsung Electronics Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pembayaran nasional dengan mendukung implementasi QRIS Tap yang diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI).
Fitur terbaru ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran hanya dengan satu sentuhan melalui teknologi Near Field Communication (NFC), yang kini sudah tertanam di jutaan perangkat Samsung Galaxy.
Head of Group MX Category Management, Selvia Gofar, mengungkapkan, langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata Samsung terhadap upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital di sektor keuangan dan transportasi publik.
Berkatnya, kini pengguna dapat menikmati transaksi nirsentuh di berbagai situasi, mulai dari belanja harian, hingga pembayaran tiket MRT, hanya dengan mendekatkan ponsel ke mesin pemindai.
“Kami menyambut dengan antusias inisiatif Bank Indonesia dalam meluncurkan QRIS Tap. Teknologi ini tidak hanya mempercepat digitalisasi pembayaran, tetapi juga mendukung visi kami untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih mudah dan aman bagi pengguna Samsung Galaxy,” kata Selvia, melalui siaran pers, Jumat (21/11/2025).
Selvia, juga memastikan seluruh lini Galaxy Samsung 2025, mulai dari Galaxy A17, Galaxy A26, Galaxy A36, hingga seri premium seperti Galaxy S25FE, Galaxy S25 Edge, Galaxy S25 Ultra, Z Flip7, dan Z Fold7, telah dibekali fitur NFC untuk mendukung QRIS Tap. Dengan demikian, pengguna Samsung di berbagai segmen harga bisa langsung menikmati kenyamanan transaksi tanpa perlu perangkat tambahan.
Tak hanya sekadar kemudahan saja, lanjuf Selvia, Samsung juga menjamin keamanan tingkat tinggi melalui Samsung Knox, sistem perlindungan berlapis yang menjaga keamanan data pengguna saat melakukan pembayaran digital. Teknologi keamanan ini bekerja di setiap lapisan sistem operasi untuk memastikan transaksi berjalan tanpa risiko kebocoran data.
“Melalui integrasi NFC dan dukungan penuh terhadap QRIS Tap, Samsung tidak hanya memperkuat posisi inovator teknologi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mempercepat penerapan pembayaran digital yang aman, cepat, dan inklusif di Indonesia,” kata Selvia.
Comment