Sektor Jasa Keuangan di Sulsel Tumbuh Positif

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) mencatatkan sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan (Sulsel) tumbuh positif pada posisi November 2024.

Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, mengungkapkan, capaian positif ini didasarkan pada aset perbankan yang dicatatkan tumbuh sebesar 7,23 persen. Begitu pun, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga dicatatkan tumbuh sebesar 8,71 persen, disertai kinerja penyaluran kredit yang juga dicatatkan meningkat 6,90 persen, dengan Non Performing Loan (NPL) yang terjaga di level 2,90 persen dengan Loan to Deposit Ratio sebesar 123,45 persen.

“Capaian ini menunjukkan kinerja sektor jasa keuangan yang stabil dan tangguh,” kata Darwisman, saat Media Update, di Ballroom A, Main Entrance Level, 2nd Floor, Hotel Grand Hyatt, Jl H. M. Thamrin, Minggu (1/12/2024).

Terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulsel, kata Darwisman, dicatatkan hingga 15 November 2024, telah tersalurkan sebesar Rp15,20 triliun kepada 280.142 debitur.

“Penyaluran KUR terbesar dicatatkan pada sektor pertanian yang andil sebesar Rp6,94 triliun dengan share 45,62 persen. Disusul sektor perdagangan dengan kontribusi sebesar Rp5,15 triliun dengan share 33,89 persen. Penyaluran di sektor perdagangan ini didominasi oleh segmentasi mikro dengan penyaluran mencapai Rp12,38 triliun dengan share 81,40 persen,” kata Darwisman.

Comment