JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan (Sulselbar) akan mendorong pengembangan komoditas kakao di Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua).
Kepala OJK Sulselbar, Darwisman, mengungkapkan, komoditas kakao di Sulampua menjadi nomor 1 di nasional dengan kontribusi terbesarnya ada di Sulawesi Tengah (Sulteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar). Kontribusi ini juga mencatatkan jumlah petani kakao di Sulampua mencapai 780.622 petani atau 44,02 persen tehadap nasional. Hanya saja sayangnya, masih ditemukan banyak tantangan, salah satunya dari sisi produksi yang belum optimal di Sulampua.
“Olehnya, kami akan berupaya lebih mendorong pengembangannya pada tahun 2025 mendatang,” kata Darwisman, saat Media Update, di Ballroom A, Main Entrance Level, 2nd Floor, Hotel Grand Hyatt, Jl H. M. Thamrin, Minggu (1/12/2024)
Darwisman, juga mengungkapkan, pengembangan komoditas kakao ini akan diimplementasikan melalui program ekosistem keuangan inklusif dan program LAYARKU pada wilayah sentra kakao dengan bersinergi dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama stakeholder terkait di tiap daerah.
Comment