BI Gelar QRIS Jelajah Indonesia 2024

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Sebagai upaya terus mengedukasi dan meningkatkan literasi masyarakat akan berbagai kebijakan dan produk digitalisasi sistem pembayaran, Bank Indonesia (BI) menggelar QRIS Jelajah Indonesia 2024 yang diselenggarakan secara serentak di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Tanah Air.

QRIS Jelajah Indonesia 2024 ini sendiri, merupakan sebuah flagship campaign yang dikemas dalam metode unkonvensional, yakni kompetisi dimana peserta akan melakukan berbagai misi dalam rangka kampanye inisiatif digitalisasi sistem pembayaran, serta misi pembuatan konten digital kreatif, dimana inisiatif ini tidak hanya mengakomodasi perluasan QRIS, namun juga perluasan digitalisasi sistem pembayaran lainnya seperti BI-FAST, Kartu Kredit Indonesia, Elektronifikasi, Cinta Bangga Paham Rupiah dan dibarengi cara bertransaksi yang aman melalui aspek Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, Manajemen Risiko, Keamanan dan Ketahanan Siber serta tentunya Pelindungan Konsumen.

Khusus rangkaian kegiatan di Sulawesi Selatan (Sulsel), QRIS Jelajah Indonesia 2024 dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari dan dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda.

Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 15 tim atau 45 peserta yang telah diseleksi dari lebih 200 orang pendaftar.

“Animo pendaftar di Sulsel merupakan salah satu yang tertinggi. Kami berkolaborasi dengan para generasi muda Sulawesi Selatan yang kreatif dan inovatif untuk memperluas akseptasi pembayaran digital, guna mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif,” katanya, saat pembukaan, Selasa (16/7/2024).

Setelah dilepas secara resmi, kata Rizki, seluruh peserta menjalankan 5 buah misi, dimulai dari Kota Makassar, salah satunya mendukung program pemerintah “Kota Makan Enak”, dimana peserta diajak mengedukasi masyarakat, khususnya pemilik dan pengunjung rumah makan, mengenai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah karena meski transaksi digital terus bertumbuh, sebagian masyarakat masih mengandalkan uang fisik dalam kesehariannya, sehingga sangat penting untuk mengenali uang Rupiah asli.

Lebih lanjut, para peserta juga berlomba-lomba untuk menukarkan uang lusuh, cacat, dan rusak dengan Uang Layak Edar, sehingga masyarakat semakin nyaman bertransaksi.

Sekedar informasi, sebelumnya, pada Sabtu (13/7/2024) juga telah dilakukan rangkaian serupa, dimana peserta ditantang bergerak sejauh 180 kilometer ke arah utara untuk mengedukasi masyarakat Sidenreng Rappang mengenai pelindungan konsumen BI, serta mitigasi risiko siber dalam transaksi digital. Lewat misi ini, masyarakat diajarkan untuk tidak menyebar data pribadi, mengambil tindakan yang perlu apabila terkena penipuan online, tidak mempercayai penipu yang berpura-pura menjadi entitas terpercaya, hingga menghindari link informasi atau aplikasi mencurigakan. Dengan begitu, kepercayaan dan minat masyarakat akan transaksi non tunai tetap terjaga, bahkan ditingkatkan.

Kemudian, hari selanjutnya, Minggu (14/7/2024), peserta kembali ditantang menempuh jarak 220 kilometer ke utara lagi, yakni mengunjungi Toraja Utara, destinasi wisata unggulan yang terkenal akan keindahan alam dan kekayaan budayanya, sekaligus ujung dari QRIS Jelajah 2024 di Sulsel. Di Toraja Utara ini, peserta mengeksplor berbagai objek wisata andalan, sekaligus mengajak masyarakat mengenal QRIS dan BI-FAST, khususnya fitur-fitur terbaru seperti QRIS Cross-Border, QRIS Tuntas (Tarik, Transfer dan Setor), hingga proxy address BI-FAST. Tidak ketinggalan, turis-turis mancanagera juga diajak untuk mencoba pengalaman bertransaksi berbasis QR dan meminta tanggapan mereka mengenai keunggulan QRIS dibandingkan sistem pembayaran ritel di negaranya.

“Secara total, kelima belas tim telah melalui 10 kota/kabupaten, dari Makassar, Sidenreng Rappang, Toraja Utara, dan kembali ke Makassar dengan total jarak lebih dari 800 kilometer untuk menggaungkan berbagai produk transaksi retail digital dan cara aman bertransaksinya. Tentunya, Bank Indonesia akan memberikan apresiasi dengan total puluhan juta Rupiah bagi tim yang berhasil menjalankan misi dengan kuantitas dan kualitas terbaik. Bahkan, tim yang meraih juara 1 akan berkesempatan mewakili peserta se-Sulawesi, Maluku, dan Papua untuk menerima hadiah langsung di Jakarta dari Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia pada perhelatan FEKDI x KKI di bulan Agustus nanti,” katanya.

Comment