BMKG Ungkap Indonesia Berpotensi Alami Fenomena Anomali Iklim La Nina

JAKARTA, BERITAPEDOMAN.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengungkapkan, Indonesia berpotensi mengalami fenomena anomali iklim La Nina tahun 2024 yang diprediksi terjadi setelah fase El Nino masuk ke fase Netral.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan, BMKG memprediksi bahwa La Nina berpotensi terjadi pada semester kedua di tahun 2024 ini.

Dari hasil pemantauan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik menunjukkan bahwa pada periode dasarian I Mei 2024, ENSO mulai beralih ke kondisi Netral dengan indeks sebesar 0.42. ENSO ini diprediksi akan terus berada pada fase Netral hingga bulan Juni-Juli, dan diprediksi beralih ke fase La Nina pada Juli-Agustus 2024.

“Karena itu, kami meminta petani di Indonesia agar bersiap. Kondisi ini perlu diantisipasi oleh petani, terutama untuk komoditas pertanian yang sensitif terhadap curah hujan seperti tanaman hortikultura,” ujar Ardhasena, seperti dilansir dari beberapa sumber, Kamis (16/5/2024)

Ardhasena, juga menyatakan bahwa terdapat kajian yang menunjukkan bahwa terdapat potensi meningkatnya gangguan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada akhir musim kemarau di tahun La Nina yang perlu diantisipasi oleh para petani.

Comment