MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Self Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsiblity (CSR). Kegiatan CSR ini dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 45 Pasar Modal Indonesia, dimana kegiatan CSR kali ini dilaksanakan di wilayah Sulawesi, mulai Senin (21/8/2023) hingga Rabu (23/8/2023).
Kegiatan CSR tersebut, diberupa pemberian donasi armada pengangkut sampah di Kota Manado, Sulawesi Utara, dan bantuan rehabilitasi ekosistem terumbu karang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, serta pemberian bantuan kendaraan operasional kepada Palang Merah Indonesia (PMI) di Provinsi Sulawesi Tenggara.
Direktur BEI, Kristian S. Manullang, mengatakan, kegiatan CSR ini merupakan salah satu sumbangsih nyata pasar modal Indonesia yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, dan tentunya dapat memberikan dampak baik pada aspek lingkungan serta mendukung program pemerintah.
Sebagai informasi, dana kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-45 Pasar Modal Indonesia ini diperoleh dari alokasi fee transaksi bursa dan fee jasa kustodian sentral pada 9 Agustus 2022 dan 29 Desember 2022 dengan nominal mencapai Rp20,2 miliar yang juga direalisasikan dalam bentuk kegiatan CSR berupa penanaman pohon, pengadaan perahu sekolah, program anak sehat untuk pencegahan stunting, restorasi daerah pesisir termasuk pengembangan kapasitas masyarakat, konservasi pangan lokal, program pemberdayaan sampah, pengolahan dan kampanye sampah plastik, donor darah, bantuan ambulans, bantuan alat medis dan sarana kesehatan, serta perbaikan sekolah.
“Berbagai kegiatan CSR tersebut, merupakan bentuk apresiasi atas pencapaian pasar modal Indonesia, sekaligus sebagai bentuk komitmen pasar modal dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya terkait bidang lingkungan, kesehatan, pendidikan, sosial, serta ekonomi. Selanjutnya, SRO secara rutin akan berupaya melaksanakan kegiatan CSR lainnya yang memiliki manfaat dalam jangka panjang bagi penerima bantuan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyukseskan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi prioritas pembangunan nasional,” katanya.
Comment