Menyelisik Andil 7 Dekade Kalla Group Membangun Ekonomi Sulawesi Selatan

MAKASSAR, BERITAPEDOMAN.com – Kiprah Kalla Group dalam usianya yang memasuki 7 dekade tak terbantahkan memiliki andil besar dalam membangun pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kontribusinya yang menjangkau berbagai sektor, mulai dari bidang perdagangan, transportasi, infrastruktur, properti, manufaktur, energi hingga pendidikan mencetak banyak jejak kontribusi pada laju pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia, khususnya di Sulsel.

Di Sulsel sendiri, tak dipungkiri, capaian pertumbuhan ekonomi yang mencatatkan raihan positif dalam tiap tahunnya. Bahkan dicatatkan lebih tinggi dari nasional, mengindikasikan Sulsel masuk Provinsi yang memberikan kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi nasional. Sumbangsih ini, tentunya tak lepas dari sektor-sektor yang kian hidup, tumbuh secara inovatif tiap tahunnya seiring waktu, salah satunya lini bisnis Kalla, seperti di bidang konstruksi dan development yang bersinergi dalam membangun Indonesia ke arah yang lebih baik dengan menjawab seluruh kebutuhan percepatan pembangunan infrastruktur dengan menyediakan lini bisnis yang saling terintegrasi dari hulu ke hilir dalam bidang material bangunan, aspal, design, konstruksi hingga pengelolaan properti komersil dan building management.

Kehadiran Kalla Group, yang dirintis sejak 1952 ini, tentunya memberi ragam warna dan harapan bagi Kawasan Timur Indonesia, khususnya Sulsel. Bahkan, telah menjadi kebanggaan orang Sulsel itu sendiri karena dinilai telah membawa pembangunan, kemakmuran dengan tetap membudayakan kearifan lokal pada perusahaan yang selalu mengusung filosofi ‘Kerja adalah Ibadah’.

Lini bisnis Kalla yang berorientasi pada sinergi ini, memberikan pelayanan terintegrasi kepada seluruh stakeholder dan pelanggan, sehingga Kalla memiliki fondasi bisnis yang kokoh guna menunjang kebutuhan pelanggan dan perekonomian nasional yang kian dinamis.

Tentunya, Kalla Group tak serta merta melewati jalan mulus dalam membangun sektor bisnisnya. Namun sangat patut mendapatkan puluhan jempol atas raihan keberhasilannya saat ini dengan menjadi salah satu perusahaan besar yang sangat diperhitungkan memberi andil pada laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya di Sulsel.

President Director Kalla, Solihin Jusuf Kalla, mengungkapkan, perjalanan Kalla Group hingga di posisi ini telah banyak melewati dinamika, tantangan. Namun Kalla Group terus berupaya dan bisa bertahan melewati krisis-krisis yang pernah terjadi di Indonesia sejak awal tahun 80-an hingga saat ini.

“Kondisi krisis itulah yang mengharuskan kami berkreasi, berfikir untuk mencari sesuatu hal yang baru, yang solutif. Di saat terjadi krisis itulah, kami ditantang untuk menemukan ide-ide baru, sebuah ide yang bisa membuat kita survive ditengah krisis yang terjadi,” katanya, saat acara CEO Business Forum 2022, di Saoraja Ballroom, Lt 2, Wisma Kalla Office Building, Jl Jenderal Sudirman, Selasa (4/10/2022).

Solihin, juga mengatakan, perjalanan Kalla Group banyak melewati masa. Salah satunya, saat terjadi krisis percepatan teknologi pada awal tahun 80-90 an, dimana Kalla Group berhasil melewatinya dengan bekerjasama KSO Telkom untuk memasok sambungan kabel telepon yang menghubungkan dari Bali hingga Papua, hingga akhir 90-an.

“Kami merasa perkembangan teknologi begitu kencang pada tahun-tahun itu dan terjadi perubahan dari Kabel telepon ke wireless. Akhirnya, pada awal tahun 2000-an kami mencoba berfikir keras untuk beralih dari bisnis sebelumnya, ke bisnis teknologi yang eksistensinya bisa bertahan hinga 100 tahun ke depan. Untuk itulah kami akhirnya memilih PLTA dan memulai bisnis di bidang energi hingga akhirnya sekarang kami fokus pada bisnis Green Energy. Nah, pada saat itulah kami akhirnya bisa melewati krisis,” katanya.

Penulis/Redaktur : Marwiah Syam

Comment